BERAU TERKINI – Jumlah korban tewas akibat serangan militer Israel ke pos UNIFIL bertambah, 2 prajurit TNI gugur.
Sebanyak 2 prajurit TNI yang bertugas dalam pasukan perdamaian di UNIFIL dilaporkan tewas akibat serangan Israel.
Pengumuman itu disampaikan oleh Wakil Sekjen PBB untuk Operasi Perdamaian yakni Jean-Pierre Lacroix dalam keterangan resminya.
Jean-Pierre Lacroix menyebut, dua prajurit pasukan perdamaian UNIFIL yang tewas berasal dari Indonesia.
“Pagi ini 2 prajurit pasukan perdamaian asal Indonesia tewas akibat ledakan yang menyerang konvoi logistik di Bani Haiyyan,” ujar Jean-Pierre Lacroix dikutip dari keterangan resmi UNIFIL.

“Kemudian 2 prajurit lainnya juga mengalami luka serius akibat ledakan, sehari sebelumnya seorang prajurit asal Indonesia juga tewas dalam ledakan di pos UNIFIL,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, pasukan perdamaian bukanlah target sasaran dalam kondisi konflik.
Menurutnya, PBB dan UNIFIL mengecam keras aksi militer Israel di Lebanon selatan yang menewaskan prajurit pasukan perdamaian.
“Kami berduka atas gugurnya pasukan perdamaian asal Indonesia yang bertugas di Lebanon selatan,” ucapnya.
“UNIFIL kini menginvestigasi peristiwa tersebut, serangan terhadap pasukan perdamaian tidak bisa dibenarkan dan merupakan kejahatan perang, sebab pasukan perdamaian bukanlah target sasaran,” tegasnya.

