BERAU TERKINI – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pekerjaan pembuatan pilar pengaman atau fender Jembatan Sambaliung yang telah rampung pada akhir 2025.
Dalam kunjungan yang berlangsung pada Selasa (10/2/2026) tersebut, Seno Aji ingin memastikan aktivitas pelayaran di Sungai Kelay kembali berjalan normal setelah proyek strategis ini dikerjakan selama hampir satu tahun.
Usai meninjau lokasi, Seno Aji menjelaskan, keempat sisi fender yang baru dibangun tampak kokoh dan memenuhi standar keamanan yang diharapkan.
Ia menilai struktur bangunan tersebut sangat ideal untuk melindungi pilar utama jembatan dari risiko benturan.
“Sangat proporsional, nampak sangat kuat,” ujarnya.

Struktur pengaman ini dibangun menggunakan pipa baja berkualitas dengan diameter 1.000 milimeter, yang diproyeksikan mampu menahan hantaman kapal berukuran besar.
Untuk proyek prestisius ini, Pemprov Kaltim telah menggelontorkan anggaran senilai Rp34 miliar guna menjamin ketahanan jembatan dalam jangka panjang.
“Meskipun yang melintas (kapal) tidak terlalu besar ya,” tambah Seno.
Penjagaan terhadap Jembatan Sambaliung menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat fungsinya sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan pusat daerah menuju wilayah pesisir selatan Berau.
Keberadaan fender dianggap krusial untuk memitigasi potensi kerusakan akibat hantaman kapal tongkang.
“Ini jembatan satu-satunya, harus dijaga,” ucap tegas Seno.
Di sisi lain, Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan apresiasi atas perhatian besar yang diberikan Pemprov Kaltim terhadap pembangunan di Bumi Batiwakkal.

Menurutnya, keberadaan fender tersebut memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.
“Saat ini jembatan kita sudah semakin aman,” ungkap Said.
Said juga menyatakan dukungan pembangunan dari Pemprov Kaltim ini menjadi sinyal kuat terciptanya sinergitas yang harmonis antara pemerintah provinsi dan Pemkab Berau.
Ia berharap kerja sama yang saling menguatkan ini dapat terus terjalin demi kemajuan pembangunan di masa depan.
“Ini sinergi yang baik,” pungkasnya. (*)
