BERAU TERKINI — Manajemen Samator Group memberikan pernyataan resmi terkait insiden ledakan yang melibatkan satu unit armada truk tangki milik mereka di Bengkel Hino, Jalan Soekarno Hatta KM 24, Balikpapan Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) pagi tersebut sempat menggegerkan warga sekitar akibat suara dentuman yang sangat keras.

Head of Corporate Communication and Government Relation Samator Group, Ame Hutami, mengonfirmasi, kendaraan yang mengalami kerusakan merupakan truk tangki Liquid Oxygen (LOX) milik Samator Gas Industri (SGI) Kutai.

Menurutnya, armada tersebut memang sedang tidak dalam operasional distribusi saat kejadian berlangsung.

“Kami mengonfirmasikan telah terjadi insiden di Bengkel Hino yang mengakibatkan kerusakan kendaraan tangki milik Samator Gas Industri (SGI) Kutai pada Jumat, 3 April 2026. Kendaraan tersebut sedang berada dalam proses perbaikan di bengkel sejak 27 Maret 2026,” ujar Ame Hutami dalam keterangan resmi yang diterima Berau Terkini, Sabtu (4/4/2026).

Pihak perusahaan menyatakan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, mengingat kondisi bengkel yang sedang sepi aktivitas karena bertepatan dengan hari libur.

Saat ini, fokus utama manajemen adalah penanganan dampak insiden serta bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Ame menegaskan, Samator Group berkomitmen penuh untuk mendukung proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh aparat kepolisian. 

Langkah koordinasi intensif terus dilakukan baik dengan pihak berwenang maupun manajemen bengkel Hino.

“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh pihak serta melakukan koordinasi intensif dengan pihak berwenang dan manajemen bengkel untuk penanganan lebih lanjut. Perusahaan saat ini tengah mendukung penuh proses investigasi,” tambahnya.

Sebelumnya, ledakan yang terjadi sekira pukul 06.34 WITA tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan bengkel.

Berdasarkan kesaksian petugas keamanan area, Rahmat Rizal, getaran hebat terasa sesaat setelah ledakan hingga menimbulkan kepulan asap putih yang membubung tinggi. 

Material bangunan bahkan terpental ke berbagai arah dan menghancurkan sebagian besar atap bengkel.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol M Rezsa, telah memastikan area aman dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Tim Inafis Polresta Balikpapan juga telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari bukti-bukti teknis.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari ledakan tangki oksigen cair tersebut masih menjadi teka-teki.

Samator Group maupun pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan pemicu insiden di area perbaikan tersebut.

“Kami masih menunggu hasil labfor untuk memastikan penyebabnya,” tegas Rezsa. (*)