BERAU TERKINI – Berikut ini saran investasi dari Pegadaian Tanjung Redeb Berau di tengah melonjaknya harga emas.

Melonjaknya harga emas bisa dijadikan kesempatan untuk menambah koleksi emas untuk investasi jangka panjang.

Pegadaian Tanjung Redeb, Berau menyarankan untuk segera mengamankan aset di tengah naiknya harga emas.

Manajer Bisnis Pegadaian Berau, Dwi Andini Langgista Mahanani mengatakan, investasi pada emas tidak menimbulkan kerugian sama sekali.

Ditambah transaksi jual beli emas tidak serumit transaksi pada saham dan tanah. Hanya dengan bukti fisik, transaksi emas bisa langsung jadi.

“Pokoknya sekarang sih lebih bagus kita mengamankan aset ke emas. Hitungannya kan enggak rugi ya,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Kamis (29/1/2026).

Dari data Performa Instrument Investasi tahun 2025, kenaikan investasi emas sebesar 67 persen.

Sedangkan instrumen investasi lain seperti saham hanya 18-20 persen, obligasi 10 persen, dan reksadana 20 persen.

Produk logam mulia emas di Pegadaian Tanjung Redeb, Berau (Andrikni/BT)
Produk logam mulia emas di Pegadaian Tanjung Redeb, Berau (Andrikni/BT)

Dia mengatakan, Pegadaian paling banyak menerima investasi logam mulia dibanding perhiasan untuk tabungan emas digital.

Ia mengatakan dulu orang lebih banyak mengetahui soal perhiasan, untuk sekarang lebih ke logam mulia.

“Sebenarnya emas itu bukan investasi jangka pendek ya. Misalnya jangan kita beli hari ini tapi besok ditebus,” katanya.

Ia tidak menyarankan untuk membeli emas yang kemudian dalam jangka waktu dekat diperjualbelikan.

Untuk investasi, dirinya menganjurkan untuk disimpan selambat-lambatnya selama 5 tahun karena emas merupakan investasi jangka panjang.

“Jadi kalau misalkan kita beli itu keuntungannya bisa 5 tahun lagi baru kelihatan,” ujarnya.

Pegadaian sendiri menyediakan banyak jenis investasi, seperti digital mencakup tabungan emas yang bisa dicicil, dalam bentuk fisik dengan sistem angsuran, dan yang tersedia langsung juga ada.

“Tapi kalau ready untuk saat ini lagi sedikit stoknya karena peminatnya banyak kan. Jadi kita lebih arahkan untuk yang sistem cicilan,” jelasnya.