TANJUNG REDEB – Berikut ini sejumlah agenda yang disiapkan Pemkab Berau jelang perayaan Hari Jadi Kabupeten Berau dan Tanjung Redeb.

Diketahui Hari Jadi Kabupaten Berau jatuh pada tanggal 15 September setiap tahunnya. Pemkab Berau pun telah menyiapkan beragam kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb tahun 2025 ini.

Kegiatan akan berlangsung sepanjang September hingga November dengan melibatkan berbagai instansi, organisasi, dan masyarakat.

Rangkaian dimulai dengan Pawai Budaya pada 6 – 7 September 2025 di halaman Kantor Bupati Berau.

Dilanjutkan dengan Lomba Paduan Suara tingkat OPD dan umum pada 11 – 12 September, serta tingkat SLTA/sederajat pada tanggal yang sama.

Pada 14 September, masyarakat juga dapat menyaksikan kegiatan budaya Mamallas Banua sekaligus memperingati 30 tahun Sultan Alamuddin naik tahta di Keraton Sambaliung.

Sementara itu, puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau akan digelar pada 15 September di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.

Berbagai kegiatan menarik juga menanti, seperti Lomba Ancur Paddas dan lomba kue tradisional, Baturan Parau, serta Lomba Parau Panjang.

Tak ketinggalan, Festival Gambus akan digelar September – Oktober di Amphiteater, Berau Expo pada Oktober – November di Lapangan Gor Pemuda, hingga tradisi Manutung Jukut yang menjadi salah satu agenda khas setiap tahun.

Selain itu, ada pula Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Antar Kecamatan yang digelar sepanjang September, serta Lomba Gerak Jalan Indah Antar Sekolah dan Umum.

15 Ton Ikan Disiapkan untuk Manutung Jukut

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 350 peserta ditarget menjadi peserta dalam gelaran Manutung Jukut ke 9 yang direncanakan akan digelar pada 20 September 2025 mendatang.

Gelar acara tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke- 72 dan ke-215 Tanjung Redeb pada tahun ini.

Pesta rakyat yang dilaksanakan pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan (Diskan) Berau ini, bertujuan untuk menumbuhkan gairah masyarakat untuk lebih rajin mengonsumsi ikan melalui program Gemarikan alias Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan.

Saat ditemui awak berauterkini.co.id, Dewi Rosita, Ketua Penyelenggara Manutung Jukut ke 9, membeberkan dalam agenda tersebut pemerintah menyiapkan ikan gratis sebanyak 3.750 kilogram atau 3,75 ton ikan segar dari koperasi nelayan binaan Diskan Berau.

Kaya Hasil Laut dan Perikanan, Warga Berau Mengonsumsi Ikan Lebih Sedikit dari Orang di Hulu Sungai Mahakam
Warga Berau Brebut ikan gratis dalam acara Irau Manutung Jukut ke 8 tahun 2024. (Foto: Zuhrie/BT)

“Ikan kami siapkan khusus dari belanja dinas,” kata Dewi, Jumat (22/8/2025).

Meski pendaftaran belum dibuka secara resmi, tetapi sudah ada lebih dari 10 calon peserta yang telah mendaftakan diri ke Diskan Berau. Persis sehari setelah Diskan Berau mengumumkan rencana gelaran event tersebut.

Peserta mendaftar lebih awal diperkirakan karena khawatir tak kebagian slot tenda. Khususnya bagi sekolah yang pada tahun lalu tak kebagian tempat untuk membakar ikan di bawah tenda.

“Ini kami ukur sebagai antusiasme warga, positif untuk menyemarakkan Manutung Jukut tahun ini,” ucapnya.

Secara akumulasi, ditarget 15 ton ikan dibakar di tempat dalam acara selama seharian penuh tersebut. Ikan tersebut berasal dari sumbangan perusahaan, BUMD, BUMD, organisasi perangkat daerah (OPD) dan donatur lainnya di Berau.

Khusus untuk OPD, dia ketahui bila terdapat anggaran khusus yang disiapkan untuk dibelanjakan hasil laut Bumi Batiwakkal. “Kami usahakan tidak datangkan ikan dari luar Berau,” ucapnya.

Sebanyak 350 peserta itu nantinya akan ditempatkan di sisi kiri dan kanan jalan alias berhadapan. Dari Jalan Pulau Derawan menuju Jalan Pulau Sangalaki. Dilanjutkan di Jalan dr Soetomo. Kemudian bersambung ke Jalan Pangeran Antasari menuju ujung tepian Jalan Ahmad Yani.

Sementara untuk lokasi jalan lainnya, akan dijadikan kantong parkir kendaraan. Dimana dalam rute tersebut, dipastikan tak ada lalu lintas kendaraan yang dikhawatirkan akan menganggu arus jalan kaki para pengunjung. “Jalan umum di sekitar lokasi kami jadikan kantong parkir,” sebutnya.