BERAU TERKINI – Miliki cita rasa gurih yang khas, Ikan Pundang dari Pulau Derawan Berau jadi buruan para wisatawan.

Ikan pundang menjadi salah satu hasil olahan khas masyarakat pesisir yang banyak diminati, khususnya di Pulau Derawan, Berau.

Berbeda dengan ikan kering pada umumnya yang identik dengan rasa asin, ikan pundang justru memiliki cita rasa gurih alami tanpa dominasi garam.

Wisatawan membeli Ikan Pundang Khas Pesisir Derawan (Zuhrie/BT)
Wisatawan membeli Ikan Pundang Khas Pesisir Derawan (Zuhrie/BT)

Riska, warga Pulau Derawan, menjelaskan bahwa ikan pundang memang hanya ditemukan dan diproduksi di wilayah pesisir. Tidak semua jenis ikan bisa dijadikan ikan pundang.

“Kalau di kami orang pesisir, ikan yang bisa dibuat ikan pundang itu cuma dua jenis, yaitu ikan dodong dan ikan baronang,” ujarnya pada Berauterkini.co.id

Menurutnya, ciri khas ikan pundang ada pada teksturnya yang kering namun tetap mempertahankan rasa asli ikan. Proses pengeringannya tidak membuat rasa asin berlebihan, sehingga tetap enak diolah menjadi berbagai masakan.

Ikan pundang biasanya dimasak menjadi sayur santan berasama daun ubi, digoreng lalu disantap bersama sambal terasi, atau diolah menjadi sambal goreng pedas.

Menu sederhana ini justru menjadi favorit banyak orang karena menghadirkan cita rasa khas pesisir.

Permintaan ikan pundang juga lumayan tinggi, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan. Banyak wisatawan yang sengaja membeli langsung di kawasan pesisir karena percaya kualitasnya lebih baik.

Wisatawan membeli Ikan Pundang Khas Pesisir Derawan (Diva/BT)
Wisatawan membeli Ikan Pundang Khas Pesisir Derawan (Diva/BT)

“Kebanyakan wisatawan bilang kalau beli ikan kering langsung di pesisir itu dagingnya lebih enak,” tambah Riska.

Dari segi harga, ikan dodong dijual dengan kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Sementara ikan baronang memiliki harga lebih tinggi, yakni sekitar Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Keberadaan ikan pundang ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi warga pesisir, tetapi juga memperkaya kuliner khas Berau.(*)