BERAU TERKINI – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan, Biro Administrasi Pembangunan, dan Biro Barang dan Jasa Kaltim, Selasa (25/8/2025). Rapat ini fokus pada realisasi anggaran, infrastruktur, dan pengadaan barang/jasa.
Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, dan dihadiri sejumlah anggota komisi.
Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi III, Husin Djufri, menekankan pentingnya dukungan anggaran untuk Bandara Maratua. Ia menilai, bandara ini sebagai pintu gerbang wisata kelas dunia.
“Pulau Maratua punya potensi wisata kelas dunia. Tapi kalau akses transportasinya tidak didukung, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat di sana juga akan terhambat,” ungkap Husin.
Selain itu, Anggota Komisi III, Apansyah, mengkritisi proyek Terminal Bontang senilai Rp15 miliar yang sudah mengalami kerusakan. Ia meminta pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Syarifatul Sya’diah turut menyoroti lambannya pengembangan Pelabuhan Teritip di Balikpapan. Ia khawatir pelabuhan ini berpotensi menjadi proyek mangkrak.
“Kalau tidak segera dipercepat, pelabuhan ini hanya akan jadi proyek mangkrak. Padahal, potensinya besar sekali untuk mendukung aktivitas ekonomi,” ujarnya.
“Jangan sampai anggaran berakhir menjadi silpa hanya karena titik-titik kegiatan tidak jelas. Pemerintah harus serius menuntaskan pekerjaan sesuai target,” tutup Apansyah. (Ftr/Adv/DPRD Kaltim)
