BERAU TERKINI – Pemerintah pusat mengumumkan kebijakan stimulus ekonomi selama bulan Ramadan hingga Lebaran tahun ini.

Pemerintah pusat kembali memberikan stimulus ekonomi menjelang bulan Ramadan hingga musim mudik Lebaran nanti.

Penetapan kebijakan stimulus ekonomi itu di antaranya berupa memberikan diskon tiket untuk berbagai jenis moda angkutan umum.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemberian diskon tiket terbukti meningkatkan jumlah perjalanan di momen hari besar keagamaan.

Selain itu penerapan diskon tiket juga berdampak besar pada perputaran ekonomi selama momen hari besar keagamaan seperti bulan Ramadan dan mudik Lebaran.

Untuk tahun 2026 ini, pemerintah pusat menyiapkan anggaran hingga Rp 900 miliar dalam paket stimulus ekonomi.

Konpers penerapan kebijakan stimulus ekonomi oleh pemerintah pusat saat Ramadan dan Lebaran (Instagram/@sekretariat.kabinet)
Konpers penerapan kebijakan stimulus ekonomi oleh pemerintah pusat saat Ramadan dan Lebaran (Instagram/@sekretariat.kabinet)

“Dalam hari besar keagamaan, pemerintah memberikan stimulus diskon tarif transportasi total anggarannya Rp 911,16 miliar berasal dari APBN maupun Non APBN,” ujar Airlangga Hartarto dikutip dari YouTube BPMI Setpres.

Airlangga Hartarto membeberkan besaran diskon tiket yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Diskon tiket itu meliputi angkutan umum kereta api, pesawat, hingga pelayaran.

“Khusus kereta api, periode 14-29 Maret 2026 diberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket, targetnya 1,2 juta penumpang,” jelasnya.

“Kemudian angkutan laut, PT Pelni untuk periode 11 Maret – 5 April, diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar, dan targetnya 445 ribu penumpang,” tambahnya.

Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah pusat juga menyiapkan diskon tiket untuk tiket pesawat.

Adapun periode diskon tiket pesawat yakni pada 14-26 Maret 2026 dengan besaran hingga 18 persen.

“Angkutan udara untuk periode 14-26 Maret 2026 dengan diskon tarif antara 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri, targetnya 3,3 juta penumpang,” jelasnya.