BERAU TERKINI – Komisi IV DPRD Kaltim menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim pada Jumat (15/8/2025). Pertemuan ini membahas pembangunan desa di Kaltim yang masih menghadapi berbagai kendala.

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV, Muhammad Darlis Pattalongi, dan dihadiri Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto. Turut hadir pula Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

Hasanuddin Mas’ud menitikberatkan pada beberapa desa yang hingga kini masih memerlukan kebutuhan listrik dan air bersih. Ia berharap DPMPD dapat menjadi pemimpin sektor dalam progres penerangan jalan untuk desa-desa yang tidak dialiri jaringan listrik.

“Saya mengharapkan kepada DPMPD agar dapat menjadi leading sector dalam progres penerangan jalan untuk desa-desa yang tidak dialuri jaringan listrik,” kata Hasanuddin.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto menerangkan, masih ada sekitar 45 desa dan kelurahan yang terbelah dan memiliki permasalahan terkait pembatasan wilayah. Selain itu, ada sekitar 109 desa yang belum dialiri jaringan listrik, dengan 17 di antaranya sama sekali belum terjangkau.

Rancangan tindak lanjut strategi yang akan dilakukan oleh DPMPD adalah kolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta dukungan dari DPRD Kaltim dalam penerbitan regulasi dan penganggaran.

“Kami berharap DPRD Kaltim dapat memberikan dukungan dalam terbitnya regulasi dan penganggaran untuk meningkatkan ekonomi inklusif di desa,” ujar Puguh. (Ftr/Adv/DPRD Kaltim)