BERAU TERKINI – Peringatan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau tahun ini berlangsung berbeda dari tahun sebelumnya karena sejumlah kegiatan yang dibatalkan dan ditunda.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Berau bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat menggelar tiga program yang langsung menyentuh masyarakat.
Tiga program tersebut yakni pembagian sembako gratis, operasi pasar murah, dan gerakan pangan murah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menjelaskan, tiga program tersebut merupakan bentuk penerjemahan arahan Kementerian Dalam Negeri terkait kegiatan pengganti perayaan hari ulang tahun di semua daerah pada September 2025.
“Meski begitu, memang program ini juga menjadi salah satu program rutin yang digelar oleh pemerintah dan mitra,” kata Sri Juniarsih saat penandatanganan MoU di Ruang Rapat Semama Setda Berau, Senin (22/9/2025).
Sri mengatakan, operasi pasar akan digelar di setiap kampung yang menyasar masyarakat menengah ke bawah. Nantinya, kegiatan tersebut dimotori pemerintah kecamatan dan kelurahan/kampung.
Pemkab Berau akan memantau langsung penyaluran program yang rencananya akan digelar pada bulan ini karena tak ingin bantuan yang diberikan salah sasaran.
Oleh karenanya, pemerintah akan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Gerakan pangan murah ini bukan hanya jadi seremonial, tetapi sebagai wujud komitmen pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Dalam operasi pasar murah, Sri memastikan mayoritas adalah produk-produk yang dihasilkan para petani dan nelayan lokal. Tujuannya untuk membiasakan warga gemar mengonsumsi hasil pangan lokal.
Sri menyadari, saat ini, ekonomi belum terlalu stabil, sehingga Gerakan Pangan Murah dianggap sebagai program yang manjur untuk meningkatkan gairah transaksi pasar lokal.
“Ekonomi saat ini masih sangat fluktuatif. Untuk menjaga ekonomi tetap bergairah, kami turunkan program GPM ini,” sebutnya. (*/Adv)
