BERAU TERKINI – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyentil PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation (TBPP), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Talisayan agar tidak pelit mengeluarkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kepentingan masyarakat setempat.
Hal itu ditegaskan Sri Juniarsih saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Talisayan, Kamis (5/2/2026).
Di hadapan peserta Musrenbang, Sri Juniarsih menegaskan, akses jalan yang selama ini digunakan perusahaan sudah jauh lebih baik.
Jalan-jalan yang kerap dilalui kendaraan pengangkut sawit dan truk CPO kini telah ditingkatkan, sehingga aktivitas perusahaan berjalan lancar.
“Mana perwakilan PT TBPP? Sini ke depan. CSR Bapak tolong dimaksimalkan. Jangan pelit soal CSR,” tegas Sri Juniarsih.
Sri Juniarsih menjelaskan, peningkatan infrastruktur jalan di sepanjang pesisir selatan telah dilakukan pemerintah dengan konstruksi rigid beton.
Termasuk ruas jalan di depan area PT TBPP yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat padatnya aktivitas kendaraan sawit dan CPO.
Namun, menurut Sri Juniarsih, perbaikan infrastruktur tersebut tentu bukan tanpa konsekuensi bagi perusahaan.
“TBPP harus mengeluarkan ‘bayarannya’ lewat CSR untuk masyarakat. Siap ya?” ujarnya.
Bupati perempuan pertama di Berau ini juga mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Talisayan agar tidak mengabaikan kewajiban sosialnya.
Pasalnya, pemerintah provinsi dan kabupaten telah menyediakan fasilitas jalan negara yang bisa dilalui kendaraan perusahaan tanpa pungutan biaya.
“Pemerintah sudah bantu fasilitas. Kendaraan sawit lewat di jalan negara dengan bebas dan tidak bayar. Kalau CSR masih susah keluar, itu keterlaluan dan akan jadi masalah,” pungkasnya. (*)
