BERAU TERKINI – Berangkat dari keterbatasan anggaran, Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Berau tampil dengan daya juang tinggi pada ajang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Kalimantan Timur di Samarinda, 18–21 Desember 2025.
Event yang diikuti sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim ini menjadi sangat bergengsi karena menjadi pintu gerbang menuju Porprov 2026 di Kabupaten Paser.
Meski dengan kenekatan itu, Taekwondo Berau tetap tampil kompetitif dengan mengirimkan tujuh atlet terbaik putra dan putri.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Berau, Hermanto, mengatakan, dalam lomba itu, timnya berhasil membawa pulang yakni 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
“Dari tujuh atlet yang kami turunkan, enam atlet dinyatakan lolos Porprov. Sementara satu atlet harus gugur di babak kualifikasi,” terangnya.
Ia mengaku, hasil tersebut belum cukup baik. Pasalnya, pihaknya tidak menurunkan atlet di seluruh kelas yang dipertandingkan.
Dari total 25 kelas yang dipertandingkan pada BK Porprov, Taekwondo Berau hanya mengikuti sebagian kelas.
Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran serta waktu pelaksanaan yang berlangsung di akhir tahun saat anggaran pembinaan atlet daerah sudah memasuki masa tutup buku.
Meski demikian, semangat juang tetap menjadi prioritas utama demi mengharumkan nama daerah Bumi Batiwakkal di level provinsi.
“Untuk keikutsertaan di BK ini, kami bahkan menggunakan anggaran sendiri agar kontingen Taekwondo Berau tetap bisa berpartisipasi dan menjaga peluang tampil di Porprov 2026,” ungkapnya.
Hermanto berharap, ke depan ada perhatian dan dukungan yang lebih serius dari KONI Berau serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam merencanakan pembinaan atlet secara matang dan tepat sasaran.
“Kami berharap dukungan ke depan bisa lebih ditingkatkan agar pembinaan atlet daerah berjalan maksimal dan prestasi bisa terus meningkat,” pungkasnya. (*)
