BERAU TERKINI – Aktivitas di Bandara Kalimarau Berau kini mulai menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan masuknya periode arus mudik Lebaran 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, lonjakan penumpang yang menggunakan jalur udara terpantau sudah mulai terlihat sejak 14 Maret 2026.
Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengungkapkan, karakteristik arus mudik tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia memprediksi bahwa puncak arus mudik akan berlangsung dalam durasi yang lebih lama, yakni mulai 14-20 Maret.
Hal ini dipicu oleh kalender libur lebaran yang cenderung lebih panjang, sehingga penyebaran penumpang tidak hanya menumpuk pada satu hari tertentu.

“Ini kebetulan untuk periode angkutan lebaran 2026 ini liburnya agak panjang, jadi puncaknya juga tidak terfokus pada satu hari saja,” jelas Patah.
Data statistik penerbangan mencatat pergerakan penumpang yang cukup masif.
Terhitung sejak 13-18 Maret, jumlah penumpang yang datang melalui Bandara Kalimarau mencapai 3.610 orang.
Sementara itu, angka keberangkatan tercatat jauh lebih tinggi, yakni menyentuh angka 5.634 orang yang meninggalkan Kabupaten Berau untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman.
Patah menambahkan, pergerakan penumpang, baik kedatangan maupun keberangkatan, masih didominasi oleh rute dari dan menuju Balikpapan serta Surabaya.
Khusus untuk rute menuju Surabaya, permintaan tiket dilaporkan sangat tinggi di seluruh maskapai penerbangan, bahkan beberapa jadwal telah habis terjual.
“Paling banyak ke Surabaya itu semua Airlines ya. Mulai dari Air Asia, yang lewat Balikpapan ke Surabaya juga itu sudah tiketnya sudah enggak ada lagi,” ujarnya.
Selain arus mudik, pihak otoritas bandara juga telah memetakan perkiraan arus balik yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada 25-29 Maret mendatang, atau beberapa hari setelah perayaan Lebaran usai.
Pengawasan dan pelayanan ekstra pun terus disiagakan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan seluruh pengguna jasa transportasi udara di Bumi Batiwakkal. (*)

