BERAU TERKINI – Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud meminta agar semua pekerjaan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak ditunda hingga Desember.
Rudy mewanti-wanti agar serapan anggaran berjalan maksimal dan sesuai aturan.
Hal ini agar OPD tidak menumpuk pekerjaan di akhir tahun. Menurut orang nomer wahid di Bumi Etam ini, penundaan pekerjaan hingga Desember akan berisiko pada kualitas hasil dan akuntabilitas.
Ia juga memberikan peringatan keras agar tidak ada praktik curang dalam penggunaan anggaran, seperti pengadaan fiktif maupun mark up harga.
“Saya ingin, kita bukan hanya menutup tahun dengan baik, tapi menatap tahun depan dengan perencanaan yang baik,” tegas Rudy melansir laman Pemprov Kaltim, Senin (27/10/2025).
Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah amanat dari publik. Setiap rupiah yang tidak terserap berarti menghilangkan kesempatan rakyat untuk menikmati hasil pembangunan.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajarannya bekerja lebih cepat agar serapan anggaran berjalan sesuai target. Namun, ia menekankan bahwa serapan anggaran tidak boleh hanya sekadar angka.
“Terakhir, integritas dan komitmen pelayanan publik. Ingat, jangan hanya mengejar serapan, tapi harus berdampak pada pelayanan publik,” tegas Rudy.
