BERAU TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah bersiap melakukan penyegaran struktur organisasi secara besar besaran. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memastikan pergeseran jabatan atau rotasi bagi pejabat eselon dua akan segera bergulir.

Meski demikian masyarakat diminta untuk tidak tergesa gesa menantikan perubahan tersebut. Rudy menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada penyelesaian agenda akhir tahun yang krusial.

Penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2026 serta laporan pertanggungjawaban keuangan menjadi prioritas utama. Setelah seluruh kewajiban administrasi tersebut tuntas barulah gerbong mutasi akan bergerak.

“Sabar ya. Kita lagi fokus menyusun anggaran untuk 2026,” ujar Rudy.

Haramkan Jual Beli Jabatan

Rudy memberikan kepastian waktu terkait pelaksanaan pergeseran posisi strategis tersebut. Proses rotasi dipastikan tidak akan melewati awal tahun dan selambat lambatnya dilakukan pada Januari 2026.

Satu hal yang ditekankan secara keras oleh Gubernur adalah prinsip integritas dalam proses penempatan pejabat. Ia menepis segala anggapan miring mengenai adanya praktik transaksional atau jual beli kursi jabatan.

Pemerintah daerah hanya membuka ruang bagi aparatur yang memiliki profesionalisme dan kompetensi mumpuni. Evaluasi kinerja perangkat daerah saat ini sedang berjalan untuk menentukan sosok yang layak menduduki posisi strategis maupun yang harus bergeser.

Rudy memastikan pejabat yang dipilih adalah mereka yang mampu menjawab tuntutan jabatan dengan prestasi nyata bukan sekadar gengsi semata.

“Di Pemprov Kaltim itu tidak ada yang namanya transaksional. Yang ada profesionalisme dan kompetensi. Itu yang utama,” tegas Rudy. (Ftr/Adv/Diskominfo Kaltim)