BERAU TERKINI – Babak penantian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait nasib Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 akan segera berakhir.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyebut kepastian mengenai besaran pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat akan diumumkan dalam waktu dekat.

Pengumuman resmi dari Kementerian Keuangan tersebut akan menjadi patokan utama bagi Pemprov Kaltim dalam menyusun struktur final APBD 2026.

Sebelumnya, Pemprov dan DPRD Kaltim telah menyepakati angka sementara KUA-PPAS sebesar Rp21,3 triliun, namun angka ini masih dibayangi rencana efisiensi anggaran nasional.

“Besok mungkin sudah keluar pengumuman terkait besaran TKD yang dipotong,” ujar Rudy, Senin (22/9/2025).

Ia menambahkan, jika tidak diumumkan besok, kepastian tersebut setidaknya akan keluar dalam pekan ini. Keyakinan ini disampaikannya setelah pekan lalu ia mengaku telah dipanggil dan bertemu langsung dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kaltim, Yusliando, menyatakan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak tinggal diam. Sambil menunggu keputusan resmi, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipatif.

TAPD, kata dia, sudah mulai mengidentifikasi program-program mana saja yang berpotensi untuk ditunda atau dikurangi anggarannya jika pemangkasan benar-benar terjadi.

“TAPD sudah mulai memilah program mana yang bisa ditunda atau dikurangi anggarannya,” jelas Yusliando.