BERAU TERKINI – Realisasi program pendidikan Gratispol dan Jospol Pemprov Kaltim mendapatkan realisasi anggaran mencapai 85,26 persen pada 2025 lalu.
Angka presentase itu setara dengan alokasi APBD Kaltim senilai Rp3,6 Triliun.
Dengan capaian realisasi setara Rp3 Triliun lebih.
Program gratispol merupakan aktualisasi akses pendidikan masyarakat yang dirumuskan Pemrpov Kaltim.
Sementara jospol merupakan program yang diberikan untuk kesejahteraan tenaga pendidik dan para penjaga rumah ibadah.
Dalam laporan Kata Kaltim, capaian tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, saat membacakan ringkasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) 2025 di DPRD Kaltim.
Jumlah realisasi anggaran untuk dua program tersebut hampir setara dengan alokasi 20 persen APBD untuk sektor pendidikan.
Dalam struktur APBD Kaltim, uang yang dikelola pemerintah mencapai Rp21,7 triliun dengan tingkat realiasi mencapai 19,4 triliun atau setara 89,3 persen.

Alokasi belanja tersebut fokus pada empat jenis utama, yakni belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.
Gubernur juga menyampaikan capaian kinerja pembangunan daerah yang mencakup empat tujuan dan sebelas sasaran strategis, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.
Di samping itu, capaian kinerja fisik di Kaltim tercatat sebesar 90,76 persen. Sementara capaian keuangan mencapai 85,26 persen.
Gubernur mengatakan, melalui penyampaian LKPj ini, Pemerintah Kaltim berkomitmen meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel.
“Serta berorientasi pada hasil pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.

