BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud telah menunjuk dua calon direktur utama Bankaltimtara untuk menggantikan Muhammad Yamin yang saat ini menjabat.
Terdapat nama Amri Mauraga dan Romy Wijayanto.
Kedua calon kuat yang saat ini diajukan untuk memangkas masa jabatan Muhammad Yamin atas kehendak Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud.
Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin saat ini, seharusnya menjabat hingga 2028 mendatang dari 2024 lalu awal jabatannya.
Mengutip laporan Niaga Asia, Ia resmi memimpin sebagai Dirut definitif sejak 2020 (sebelumnya Plt) dan dikukuhkan kembali melalui RUPS Lainnya pada 5 April 2024.
Rudy Mas’ud dikabarkan telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Harum Resort Balikpapan, awal Maret 2026 lalu.

Nama Romy Wijayanto dan Amri Mauraga sudah diperkenalkan Rudy Mas’ud, ke para pemegang saham Bankaltimtara.
Dari sumber laporan itu menyebut, hingga saat ini belum ada alasan pasti Rudy Mas’ud ingin mendongkel posisi Muhammad Yamin.
Rekam Jejak Kedua Calon Dirut Bankaltimtara
Amri Mauraga pernah menjabat sebagai Direktur Bank Sulselbar pada 2020.
Sebelumnya dia menjabat Pemimpin Grup Perencanaan & Pengembangan sejak 2018 hingga Oktober 2020.
Namun dia mengundurkan diri pada 2022, yang mengahruskan Bank Sulselbar melaksanakan RUPS Luar Biasa.
Pengunduran diri itu dikonfirmasi oleh Komisaris Utama Bank Sulselbar, Abdul Hayat.
Alasannya saat itu tak jelas, dan tak diterangkan kepada petinggi di Bank Sulselbar.
“Benar agendanya tadi RUPSLB begitu. Pak Amri Mauraga mengundurkan diri sebagai Direktur Utama,” ungkapnya.
Sebelum mengundurkan diri, Amri Mauraga sempat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (5/8/2021).
Dia dipanggil jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kasus korupsi eks Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Saat itu, jaksa KPK Siswandono mencecarnya soal awal perkenalan Amri dengan Nurdin Abdullah.
Dalam kesaksiannya, Amri Mauraga menjelaskan Nurdin Abdullah merupakan pemegang saham pengendali Bank Sulselbar karena memiliki saham 25 persen.
Amri kemudian mengaku pertama kali bertemu dengan Nurdin pada Oktober 2020.
Pada saat itu, Amri mengaku belum menjadi Direktur Bank Sulselbar. Setelah pertemuan itu, Amri belakangan terangkat jadi Direktur Utama Bank Sulselbar.
Amri Mauraga juga membenarkan selaku direktur Bank Sulselbar pernah memberikan dana CSR ke pembangunan Masjid milik NA di Kawasan Puncak Maros, sebesar Rp400 juta.
Lalu ada nama Romy Wijayanto yang sudah melanglangbuana di dunia perbankan Ibukota Negara Jakarta.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI Jakarta.
Pada 2023, Romy mendapatkan berbagai penghargaan sebagai Best CFO, diantaranya sebagai Best Performance CFO 2023 in Consistency or Realizing Profit Growth Category Regional Bank dari Warta Ekonomi Group pada ajang Warta Ekonomi Indonesia Best CFO Awards.
Kemudian 2024, Romy meraih penghargaan sebagai Best Performance Chief Financial Officer in Strategy Roadmap Implementation to Reach Sustainable Financial Performance Goals, juga dari Warta Ekonomi Group.

