BERAU TERKINI – Pasca mendapatkan keluhan keberadaan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) atau tiang listrik di badan jalan, PT PLN UP3 Berau langsung membereskan tiang yang berdiri tegak pertigaan Jalan Bangsawan-Jalan Bulungan, Gunung Tabur.

Manajer PLN UP3 Berau, Rizki Rhamdan Yusup, menjelaskan, pengerjaan tersebut telah dilakukan dengan menerjunkan crane pengangkat tiang pada Rabu (24/9/2025).

“Secara teknis, tim lapangan kami terjunkan untuk evakuasi tiang itu,” kata Rizki dikonfirmasi Berauterkini, Kamis (25/9/2025).

Dia mengatakan, evakuasi tiang tersebut merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab perusahaan guna memastikan keselamatan para pengguna jalan umum.

Dari hasil laporan yang dia terima, sejauh ini belum terdapat korban yang menabrak tiang tersebut. 

“Kami evakuasi tak menunggu korban, tapi ini berdasarkan keluhan masyarakat,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, tiang listrik yang berada di tengah jalan tersebut telah dicabut dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Berada sekitar 5 meter dari titik sebelumnya dan tak berada di bahu jalan.

Rizki juga menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya penyaluran daya listrik ke pelanggan. Sebab, karena evakuasi tiang listrik tersebut dilakukan pemadaman sekitar 3 jam.

Diketahui, tim melaksanakan pencabutan tiang listrik sekira pukul 13.00 WITA dan selesai dipindahkan pukul 17.00 WITA. 

Rizki menghimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian yang berkaitan dengan jaringan listrik di Berau. 

Dia memastikan, laporan tersebut akan ditindaklanjuti segera oleh tim teknis yang menjadi mitra perusahaan setrum tersebut.

“Ada tim yang sudah disiapkan setiap harinya dengan memastikan standar keamanan,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tak mendirikan bangunan dekat dengan SUTM ataupun SUTR karena akan berbahaya ketika terjadi gangguan pada tiang tersebut. Gangguan pun dapat bersumber dari bangunan yang jaraknya tak diatur pemilik bangunan.

“Imbauan ini berlaku untuk semua kalangan masyarakat,” katanya. 

Selain itu, dia juga meminta agar tak ada yang bermain layangan di sembarang tempat. Selain berpotensi celaka, layangan yang tersangkut di gardu listrik akan berpotensi menimbulkan kerusakan pada jaringan tersebut.

“Kalau main layangan di tempat yang lapang dan tidak ada jaringan listriknya,” pungkasnya. (*)