BERAU TERKINI – Kabar yang sudah lama ditunggu masyarakat akhirnya datang. Perbaikan ruas jalan dari batas Berau–Kutai Timur menuju Kelay dimulai.

Jalur yang selama ini dikenal rawan rusak dan berlubang itu kini mulai ditangani pemerintah pusat. 

Pengerjaannya dilakukan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kalimantan Timur di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Satker PJN II Kaltim, Syafrizal Haris, mengatakan, ruas tersebut memang sudah lama dinantikan perbaikannya oleh masyarakat lantaran aktivitasnya yang padat.

“Jalan ini merupakan jalur logistik penting yang menghubungkan Kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten Berau dan berlanjut ke Provinsi Kalimantan Utara. Intensitas kendaraan di sana cukup tinggi,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Syafrizal menjelaskan, BBPJN Kaltim telah mengalokasikan anggaran melalui skema kontrak tahun jamak dari 2025-2027.

Paket pekerjaannya berupa Preservasi Jalan dan Jembatan di Ruas SP3 Muara Wahau menuju Batas Kutim-Berau hingga Kelay.

“Nilai kontraknya mencapai sekitar Rp203 miliar dengan tanggal kontrak 17 Desember 2025,” jelasnya.

Syafrizal mengatakan, total panjang penanganan jalan mencapai 113,27 kilometer dengan panjang efektif pengaspalan sekitar 17,2 kilometer. 

“Sumber pendanaan berasal dari APBN melalui skema SBSN tahun anggaran 2025, 2026, dan 2027,” katanya.

Adapun panjang jalan dari batas Kutim-Berau menuju Kelay sepanjang 56 km itu sering dilalui oleh kendaraan over dimension over load (ODOL) maupun truk pengangkut crude palm oil (CPO) yang melintas setiap hari.

Tak hanya itu, curah hujan tinggi juga memperparah kondisi badan jalan yang menyebabkan lubang hingga genangan air di sejumlah titik.

“Kondisi ini yang mempercepat kerusakan jalan,” jelasnya.

Saat ini, pekerjaan diawali dengan pengembalian kondisi jalan dan grading operation guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Selanjutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap, dimulai dari lapis fondasi agregat sebelum masuk tahap pengaspalan.

“Selain peningkatan struktur jalan, paket ini juga mencakup pekerjaan preservasi rutin, seperti pengendalian tanaman liar dan pembersihan saluran drainase,” jelasnya.

Dengan dimulainya pekerjaan, pihak pelaksana mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas.

Dengan perbaikan ruas dari batas Kutim-Berau menuju Kelay ini diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik antar wilayah. 

Selain itu, menekan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar memperhatikan rambu-rambu peringatan di lokasi pekerjaan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)