BERAU TERKINI – Gedung SDN 01 Filial di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur, dilaporkan mengalami perusakan oleh orang tak dikenal pada 4 September 2025. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Tabur, Ipda Uyu, menjelaskan, setelah menerima laporan dari salah seorang guru, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan di lokasi.

“Hasil pemeriksaan di TKP hanya ditemukan kerusakan pada papan lantai. Ada bagian sekitar setengah meter yang bolong. Saat ini kami juga tengah memeriksa sejumlah saksi,” ungkapnya.

Uyu menegaskan, dalam kejadian tersebut tidak ada barang-barang sekolah yang hilang. “Murni perusakan, tidak ada indikasi pencurian,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan pelapor, kasus serupa sebenarnya sudah beberapa kali terjadi di sekolah filial itu. Namun, baru kali ini pihak sekolah membuat laporan resmi ke kepolisian.

“Kalau dari pengakuan pelapor, sudah lebih dari sekali terjadi. Tetapi laporan resmi ke kami baru kali ini,” terangnya.

Merespons kabar kondisi bangunan SDN 01 Birang yang dirusak orang tak dikenal, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Ali Syahbana, menjelaskan, pihaknya tidak bisa melakukan banyak hal untuk membangun fasilitas yang lebih layak, lantaran status lahan sekolah tersebut bukan milik pemerintah.

“Lahannya milik PT TRH, sedangkan bangunannya milik masyarakat dan dipinjamkan ke Disdik. Harus ada hibah dulu, baru bisa dibangun sekolah permanen,” ungkapnya, Rabu (10/9/2025).

Ia menjelaskan, hingga kini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah kampung dan perusahaan terkait yang sebelumnya berencana mengeluarkan surat hibah lahan.

Dalam posisi ini, kata Ali, Disdik Berau menunggu terbitnya surat keterangan hibah, yang selanjutnya surat disampaikan ke Dinas Pendidikan guna mengusulkan pembangunan sekolah filial di wilayah itu.

Apalagi, sejauh ini pihaknya belum menerima informasi resmi. Sementara, Disdik Berau baru bisa mengusulkan pembangunan sekolah jika ada kepastian status lahan.

“Sebenarnya tinggal itu saja. Kalau surat hibah lahan sudah keluar, kami segera masukkan dalam program pembangunan,” katanya.

Sekolah filial SDN 01 Birang sendiri menampung 54 siswa. Jaraknya sekitar 45 kilometer dari sekolah induk.

Keberadaan filial tersebut sangat penting agar anak-anak di wilayah itu bisa merasakan pendidikan setara dengan wilayah lain.

“Kalau lahannya sudah siap, kami pasti bangun. Karena ini menyangkut hak puluhan anak untuk bersekolah dengan layak,” pungkasnya. (*)