BERAU TERKINI – Sektor ekonomi kreatif kini mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Ekraf dinilai sebagai sektor strategis yang mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi jangka panjang berbasis kreativitas dan kemandirian masyarakat.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, secara tegas menyatakan, ekraf bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sedang dipersiapkan untuk menjadi tulang punggung ekonomi baru daerah.

“Kita tidak bisa selamanya bergantung pada sektor tambang. Berau harus menyiapkan sektor pengganti yang lebih berkelanjutan. Ekraf memiliki potensi besar untuk itu,” kata Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih menjelaskan, pelaku ekraf di berbagai bidang, mulai dari seni, budaya, hingga usaha mikro, telah menunjukkan kemampuan signifikan untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat.

“Pelaku ekraf adalah kekuatan baru. Mereka kreatif, adaptif, dan banyak menghadirkan peluang usaha yang dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Sri Juniarsih menegaskan, Pemkab Berau berkomitmen penuh untuk memperkuat ekosistem ekraf melalui serangkaian program, mulai dari pembinaan, pelatihan, hingga fasilitas pemasaran dan permodalan.

“Kami ingin ekosistem ekraf di Berau tumbuh kuat, tidak hanya besar di event, tetapi berdaya secara ekonomi. Itu yang sedang kami bangun,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menjelaskan, pengembangan ekraf ke depan akan berfokus pada penciptaan nilai tambah.

“Ekraf harus memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat. Bukan hanya tampil, tetapi menghasilkan,” ujar Eva.

Eva mengungkapkan, pemerintah daerah sedang menyiapkan kolaborasi yang lebih erat dengan organisasi profesi dan komunitas kreatif.

Tujuannya agar pembinaan pelaku seni dan UMKM menjadi lebih terarah dan efektif.

“Kami melihat potensi yang besar, terutama dari para pelaku seni dan UMKM kreatif. Tugas kami adalah memastikan mereka mendapatkan ruang untuk berkembang,” tambahnya.

Dalam konteks ini, Eva juga menyoroti pentingnya peran organisasi seni lokal, seperti Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Berau sebagai mitra strategis.

“PAPPRI adalah mitra penting. Kami berharap mereka menjadi rumah pembinaan yang mampu melahirkan seniman-seniman berkualitas dari Berau,” tutupnya. (*/Adv)