BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan memfokuskan program bantuan sektor perkebunan pada tiga komoditas unggulan di tahun 2025. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan bantuan lengkap dari hulu ke hilir untuk para petani.
Tiga komoditas yang menjadi prioritas utama adalah kakao, kelapa, dan kopi. Selain bantuan bibit, pemerintah juga akan menyalurkan pupuk hingga alat pengolahan pascapanen untuk menciptakan produk bernilai tambah.
Sri Juniarsih berharap, dengan adanya bantuan ini, para petani tidak lagi hanya bergantung pada penjualan hasil panen mentah.
“Kami ingin petani tidak hanya bergantung pada hasil panen mentah, tetapi bisa mengolah produk sehingga punya nilai tambah. Dengan begitu, pendapatan mereka bisa lebih stabil,” ujar Sri Juniarsih belum lama ini.
Bantuan Spesifik Sesuai Kebutuhan
Selain tiga komoditas utama, bantuan spesifik juga disiapkan untuk petani lainnya. Sri Juniarsih mencontohkan, para petani karet di Kampung Sidobangun akan mendapatkan bantuan alat pengolahan.
“Khusus untuk petani karet di Sidobangun, akan ada bantuan alat pengolahan. Sementara для petani kakao, kami siapkan bantuan pasca panen,” jelasnya.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, menambahkan bahwa seluruh program ini didukung oleh anggaran sebesar Rp17 miliar. Namun, ia menekankan bahwa penyaluran bantuan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia setelah dikurangi biaya rutin.
Program ini juga akan diimbangi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Para petani akan diberi pelatihan untuk meningkatkan keterampilan, kualitas produksi, hingga kemampuan pemasaran.
