BERAU TERKINI – Anggota DPRD Kalimantan Timur Syarifatul Sya’diah terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur di daerah pemilihannya. Kali ini sorotan utamanya tertuju pada akses jalan poros provinsi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau.
Legislator asal Berau ini berhasil mengawal alokasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar untuk perbaikan sistem drainase di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan. Proyek ini dinilai vital karena kondisi jalan yang kerap dikeluhkan warga.
Berdasarkan data lapangan, ruas jalan poros Talisayan menuju Lenggo ini sering kali terendam banjir saat hujan turun. Endapan lumpur yang tinggi membuat badan jalan licin dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Solusi Banjir Tahunan
Syarifatul menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Apalagi jalur ini merupakan urat nadi perekonomian sekaligus akses utama menuju berbagai destinasi wisata andalan di pesisir Berau.
Pembangunan konstruksi drainase permanen menjadi solusi mutlak untuk mengamankan badan jalan dari gerusan air. Dengan adanya saluran air yang layak, usia teknis jalan diharapkan bisa lebih panjang dan mobilitas warga tidak lagi terganggu.
Politikus perempuan ini menegaskan bahwa perjuangan anggaran di tingkat provinsi adalah bentuk tanggung jawab moralnya kepada konstituen. Ia ingin memastikan kue pembangunan dari provinsi juga dinikmati oleh masyarakat di pelosok Berau.
“Sebagai wakil rakyat dari Berau di tingkat provinsi, tentu menjadi prioritas saya untuk memperjuangkan apa yang menjadi keluhan mendesak masyarakat di bawah,” kata Syarifatul, Rabu (17/12/2025).
Dukung Pariwisata Pesisir
Perbaikan infrastruktur ini juga sejalan dengan visi pengembangan pariwisata daerah. Aksesibilitas yang buruk kerap menjadi penghambat utama masuknya wisatawan ke objek wisata potensial seperti whale shark di Talisayan.
Syarifatul berharap dengan kucuran dana Rp1,8 miliar tersebut, masalah banjir dan lumpur di Bumi Jaya dapat tuntas sepenuhnya. Kenyamanan akses dipercaya akan membawa efek domino positif bagi ekonomi warga sekitar.
Ia memastikan akan terus mengawasi realisasi proyek ini agar tepat sasaran dan berkualitas.
“Harapan kami perbaikan ini bisa menunjang kelancaran arus lalu lintas dan mendukung sektor pariwisata pesisir yang sedang kita genjot,” pungkasnya.
