BERAU TERKINI – Florian Wirtz memastikan skuad Liverpool masih kompak dan mendukung pelatih Arne Slot.

Liverpool bakal menghadapi PSG di babak perempat final Champions League.

Pertandingan itu bakal menjadi ujian bagi kepemimpinan Arne Slot di Liverpool.

Posisi Arne Slot di Liverpool memang dalam ujian yang berat, kalah melawan PSG bisa-bisa Arne Slot dipecat.

Sejumlah laporan juga menyebutkan Arne Slot tak lagi mendapatkan dukungan dari pemain Liverpool.

Namun Florian Wirtz menegaskan skuad Liverpool masih kompak untuk mendukung Arne Slot.

Pemain Liverpool Florian Wirtz (liverpoolfc.com)
Pemain Liverpool Florian Wirtz (liverpoolfc.com)

Menurut Florian Wirtz, Arne Slot adalah pelatih hebat yang mampu membawa Liverpool memenangkan Liga Inggris.

“Ya tentu saja, kami percaya pelatih dan mendukungnya, dan dia mampu memberi gelar juara Liga Inggris musim lalu,” ujar Florian Wirtz dikutip dari laman resmi Liverpool.

“Memang di musim ini kami banyak mengalami kekalahan, tapi kami juga mampu memenangkan pertandingan bagus, jadi kami tetap percaya pada pelatih,” tambahnya.

Florian Wirtz menyebut yang terpenting dalam laga melawan PSG adalah bersatu sebagai sebuah tim.

Menurutnya laga 90 menit melawan PSG hanya bergantung pada kekompakan sebagai tim.

“Kami butuh 90 menit penuh komitmen dan energi, kami butuh bekerja sebagai sebuah tim yang kompak,” tegasnya.

Pelatih Liverpool Arne Slot dan kapten Virgil van Dijk (X/@LFCPhoto)
Pelatih Liverpool Arne Slot dan kapten Virgil van Dijk (X/@LFCPhoto)

Sebelumnya diberitakan, situasi ruang ganti Liverpool memburuk usai kekalahan The Reds di FA Cup.

Liverpool kalah melawan Manchester City di babak perempat final FA Cup.

Impian The Reds untuk meraih trofi perdana di musim ini pun buyar.

Usai kalah dan tersingkir dari FA Cup kondisi di ruang ganti Liverpool berubah signifikan.

Laporan dari Inggris menyebut, rasa percaya dari pemain kepada pelatih Arne Slot mulai hilang.

“Kepercayaan dari para pemain kepada pelatih mulai berubah,” tulis laporan The Times.

“Pelatih yang seharusnya menjadi sosok yang menginspirasi pemain tak lagi terjadi,” jelasnya.

Skuad Liverpool juga kehilangan arah karena tak ada lagi figur pemimpin di antara para pemain.

Kapten Liverpool yakni Virgil van Dijk disebut tak memiliki jiwa kepemimpinan seperti Jordan Henderson atau James Milner.

“Para pemain membutuhkan sosok pemimpin seperti Jordan Henderson atau James Milner, tapi itu sudah tak ada lagi,” katanya.