BERAU TERKINI – Deru mesin speed boat yang membelah perairan Tanjung Redeb, Jumat pagi (30/1/2026), menjadi penanda dimulainya Family Gathering Berau Terkini.
Family Gathering 9 Tahun Berau Terkini kali ini mengambil tema “Bergerak”.
Bukan sekadar agenda liburan, perjalanan menuju Pulau Derawan itu menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, meneguhkan rasa kekeluargaan, sekaligus merayakan tumbuhnya keluarga besar Berau Terkini.
Gathering kali ini juga terasa berbeda dan lebih hangat. Tak hanya diikuti seluruh tim internal, siswa-siswi magang dari SMKN 1 Tanjung Redeb turut diajak serta.
Keikutsertaan mereka bukan karena tuntutan penilaian, melainkan karena sudah dianggap bagian dari keluarga.

Selama kegiatan, para siswa magang dilibatkan penuh dalam setiap agenda, tanpa sekat, dan tanpa perbedaan.
Rombongan bertolak dari Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, sekitar pukul 10.00 WITA menggunakan speed boat Aqualunk.
Sekira dua jam perjalanan ditempuh sebelum akhirnya tiba di Resort Aqualunk sekitar pukul 12.00 Wita.
Sesaat setelah tiba, rasa lelah seolah luruh berganti decak kagum. Hamparan laut biru Derawan, angin pantai yang sejuk, dan panorama bahari yang memanjakan mata menjadi sambutan pertama.
Waktu istirahat pun dimanfaatkan untuk menikmati suasana sebelum agenda kebersamaan dimulai.
Hari pertama diisi dengan berbagai games kekompakan. Enam permainan disiapkan panitia, menguji kerja sama tiga tim yang telah dibagi sebelumnya.
Tawa pecah, sorak sorai terdengar, dan keakraban kian terasa. Bukan lagi soal siapa menang atau kalah, melainkan tentang kebersamaan yang terbangun di setiap momen.
Menjelang magrib, agenda hari pertama ditutup. Rombongan kembali ke resort untuk bersiap makan malam dan beristirahat. Mengumpulkan energi untuk hari kedua yang tak kalah seru: trip tiga pulau.

Dipandu guide Aqualunk, Armin, perjalanan hari kedua, Sabtu (31/1/2026), dimulai dengan mengunjungi Pulau Sangalaki.
Di pulau ini, rombongan diajak melihat langsung proses konservasi penyu. Dari tukik yang baru menetas hingga penyu-penyu yang dirawat di kolam penangkaran, semuanya menjadi pelajaran berharga.
Direktur Berau Terkini, Rengkuh Enggalingtyaz, menyebut, tukik sebagai “harta” masa depan Kabupaten Berau. Satwa langka tersebut bukan hanya ikon, tetapi juga daya tarik utama wisata bahari di Bumi Batiwakkal.
“Di sini kita banyak belajar. Menjaga penyu dan satwa langka bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Dari Sangalaki, rombongan melanjutkan perjalanan ke Gua Halo Tabung di Maratua, sebelum menutup trip dengan berenang bersama ubur-ubur tak menyengat di Danau Kakaban.
Meski seharian penuh berpindah pulau, semangat peserta tak surut. Canda, cerita, dan kesan terus mengalir sepanjang perjalanan.
Bagi Rengkuh, gathering ini menjadi catatan tersendiri. Ini merupakan gathering ketiga yang digelar Berau Terkini.
Sebelumnya, pada 2024, gathering digelar di Pulau Kaniungan Besar, Kecamatan Bidukbiduk. Lalu, pada 2025, dilaksanakan di luar daerah, meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
“Alhamdulillah, meski kali ini di dalam daerah, semua terlihat sangat happy dan menikmati kegiatan. Anggota juga semakin bertambah, ini menandakan Berau Terkini terus tumbuh dan berkembang,” katanya.
Ia menegaskan, gathering ini merupakan acara keluarga. Semua yang terlibat, termasuk siswa-siswi magang, adalah bagian dari keluarga besar Berau Terkini.
Dia berharap, melalui momen gathering ini semua tim Berau Terkini selalu tampil solid seiring dengan tagline “Bergerak”.
“Tak hanya makin solid, tapi saling support layaknya keluarga. Semoga momen sembilan tahun ini menjadikan Berau Terkini semakin lebih baik lagi,” jelasnya.
“Tak hanya memberikan informasi valid, tapi juga edukasi kepada masyarakat luas. Semoga tahun depan gathering bisa kembali digelar di luar daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Family Gathering Berau Terkini, Aidil Anugrah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta atas kebersamaan dan partisipasi selama kegiatan.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Kami mohon maaf jika masih ada kekurangan selama pelaksanaan,” ucapnya.
Gathering Berau Terkini resmi ditutup pada hari ketiga dengan snorkling di spot whale shark. Menjadi penutup manis dari perjalanan yang bukan hanya tentang destinasi, tetapi tentang kebersamaan yang semakin menguat. (*)
