BERAU TERKINI – Program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis sudah dimulai di Berau, Kaltim berikut ini fakta-faktanya.
Program Makan Bergizi Gratis di Berau telah bergulir. Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG mulai mendistribusikan menu MBG ke sekolah di Tanjung Redeb, Berau.
Saat ini sudah ada dua SPPG yang beroperasi, yakni SPPG Gunung Panjang dan SPPG Karang Ambun. Untuk SPPG Gunung Panjang mampu mendistribusikan 1.611 porsi MBG dalam sehari, sementara SPPG Karang Ambun mampu mendistribusikan 1.693 porsi MBG per hari.
Pihak Pemkab Berau menyampaikan akan ada 20 SPPG lagi yang akan dibangun demi memenuhi target MBG di Berau, diketahui jika program ini berjalan secara penuh maka dibutuhkan hingga 80.000 porsi MBG tiap harinya.
Dirangkum Berauterkini.co.id berikut ini sejumlah fakta dari pelaksanaan program MBG di Berau:
20 SPPG Baru akan Dibangun
Pemkab Berau menargetkan pembangunan lebih dari 20 unit SPPG di wilayah Berau. Hal ini sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung program nasional MBG yang dirancang oleh Presiden Prabowo.

Sekda Berau, Muhammad Said menyampaikan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan bentuk konkret komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk menjamin ketersediaan dan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
“Memang di Berau saat ini targetkan ada 20 lebih SPPG yang harus dibuat. Dan pembangunan ini bukan hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujar Muhammad Said, Selasa (9/9/2025).
Untuk wilayah perkotaan, khususnya di Tanjung Redeb, ia bilang, Pemkab Berau telah memproyeksikan pembangunan SPPG di tiga titik, yakni di Kecamatan Tanjung Redeb, Kecamatan Sambaliung, dan Kecamatan Teluk Bayur.
“Jadi memang di proyeksikan ada tiga SPPG yang harus kita bangun di wilayah kota. Sementara ini, kita sudah lakukan survei lahan di tiga wilayah kota. Tetapi ini masih tahap bertahap, karena memang belum semua teman-teman memahami konteks program ini secara utuh,” jelasnya.
Butuh 80.000 Porsi MBG Sehari
Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan mengungkapkan, apabila program MBG diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Berau, diperkirakan akan ada sekitar 80 ribu paket makan bergizi yang harus didistribusikan setiap harinya.
Target pembangunan dapur umum SPPG pun mengalami penyesuaian. Ia menyebutkan, dari yang sebelumnya hanya 20 titik, kini ditargetkan menjadi 29 titik SPPG, mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat yang menetapkan bahwa satu SPPG harus mampu mendistribusikan 3.000 paket MBG per hari.

“Kalau semua sudah berjalan, kita akan membutuhkan total distribusi sebanyak 80 ribu MBG per hari. Maka dari itu, jumlah SPPG yang kita bangun juga harus menyesuaikan. Target kita, tahun depan seluruh SPPG rampung dibangun,” ungkapnya.
Murid Senang Bisa Hemat Uang Jajan
Salah satu sekolah yang telah menerima program MBG adalah SMA PGRI Berau, Tanjung Redeb. Di mana pada hari ini Jumat (12/9/2025) menu MBG yang didapat berupa berupa makaroni saus, sayur, puding, susu, dan bakso.
Salah satu murid, yakni Chelsea Olivia mengatakan menu makan bergizi cukup enak, apalagi dengan tambahan susu kotak. “Hari ini juga kami dapat tambahan susu. Kekurangannya mungkin hanya alat makan dan minum yang perlu disediakan lebih lengkap,” katanya.

Murid lainnya yakni Fahmi mengaku menu yang disajikan dalam Makan Bergizi Gratis selalu berganti sehingga tidak membuatnya bosan. “Menunya juga sering diganti-ganti, jadi tidak bosan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Putri dan Moza yang mengaku senang bisa lebih berhemat sekaligus tetap menikmati makanan yang enak. “Kami jadi bisa menabung,” imbuhnya.
