BERAU TERKINI – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan pentingnya pengelolaan Anggaran Dana Kampung (ADK) secara efisien, efektif, dan tepat sasaran.

Namun, agar serapan ADK bisa maksimal, para kepala kampung dan aparatnya tetap harus berhati-hati agar tak menyalahi aturan.

Hal itu disampaikan Gamalis kepada kepala kampung dan aparatnya saat evaluasi serapan ADK Triwulan III 2025 di Tanjung Redeb, Selasa (4/11/2025).

“Penggunaan setiap rupiah dana yang diterima untuk pembangunan kampung harus dikelola dengan penuh tanggung jawab sesuai aturan berlaku,” kata Gamalis.

Gamalis mengakui, serapan anggaran yang cepat dan maksimal adalah hal yang penting.

Namun, jangan sampai keinginan untuk mengoptimalkan serapan anggaran justru menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

“Jangan sampai terjadi pelanggaran karena mengejar serapan maksimal. Saya ingatkan di sini karena kita tidak ingin hal itu terjadi,” tegasnya.

Gamalis juga mengingatkan pemerintah kampung pentingnya menjaga kualitas pekerjaan.

Kepala kampung harus melakukan koordinasi dan membangun kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ADK.

Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses perencanaan dan pengawasan setiap pekerjaan yang dilakukan.

“Setiap pemerintah kampung harus memiliki sistem pelaporan dan pertanggungjawaban yang jelas dalam rangka menjaga kepercayaan publik,” kata Gamalis.

“Intinya, pemerintah daerah akan terus mendorong agar semua yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (*/Adv)