BERAU TERKINI – Mantan kiper Manchester City yakni Ederson mengungkapkan proses kepergiannya di bursa transfer musim lalu.

Setelah lebih dari 8 musim bersama Manchester City, Ederson akhirnya hengkang dari Etihad Stadium.

Kiper asal Brasil itu hijrah ke Liga Turki dan bergabung dengan Fenerbahce.

Adapun Manchester City mendapatkan kiper baru yakni Gianluigi Donnarumma.

Dilansir dari laporan ESPN, Ederson pun menceritakan kisahnya saat pergi meninggalkan Manchester City.

Dia mengatakan keputusan itu cukup sulit dilakukan.

Meski demikian, jika bertahan di Manchester City, dirinya tahu tak lagi menjadi andalan Pep Guardiola.

“Musim sebelumnya saya memang sudah mau pergi, karena saya sudah jarang dimainkan,” ujar Ederson.

“Untuk apa bermain di klub tersukses kalau jarang dimainkan,” tambahnya.

Proses kepindahannya ke Fenerbahce juga tak mudah, sebab ia pergi di deadline bursa transfer musim panas.

Adapun dirinya hanya pamit lewat telepon dengan sang pelatih Pep Guardiola.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola
Pelatih Manchester City Pep Guardiola (mancity.com)

“Komunikasi saya saat meninggalkan Manchester City cukup sulit, karena saya hanya berbicara melalui telepon dengan Pep Guardiola,” tambahnya.

“Pep Guardiola sempat meminta saya kembali lagi ke Etihad Stadium untuk acara perpisahan yang lebih formal,” ujarnya.

Meski harus mengakhiri kariernya di Manchester City, Ederson mengaku tak kecewa.

Sebab ia menilai Pep Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik di dunia.

“Saya sangat menghormati Pep Guardiola, dia adalah pelatih terbaik di dunia, dan bagi saya, saya sangat senang bisa bekerja untuknya,” ujarnya.