BERAU TERKINI – Ketua DPRD Berau, Deddy Okto Nooryanto, menyatakan dukungan terhadap langkah Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam mencari solusi atas krisis air bersih di Kecamatan Pulau Derawan.

Sri Juniarsih berencana membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna mengatasi persoalan air bersih di Tanjung Batu. 

Namun, khusus untuk Pulau Derawan, metode desalinasi dinilai jauh lebih tepat mengingat ketersediaan air asin yang melimpah.

Pria yang akrab disapa Deded ini pun meminta agar tahapan kajian ilmiah dimulai pada tahun ini.

Hal ini penting untuk memastikan perencanaan pembangunan sistem desalinasi tersebut tepat sasaran bagi kondisi geografis Pulau Derawan.

“Bisa dibuatkan kajiannya, itu ranah teknis di PU,” ujar Deded.

Deded memproyeksikan, cadangan air bersih alami di Pulau Derawan tidak akan bertahan lebih dari 10 tahun ke depan jika tidak ada intervensi teknologi.

Maraknya bisnis resort dan penginapan baru menambah beban konsumsi air yang sangat besar.

“Itu bisa jebol juga sumur yang dijadikan cadangan air bersih. Jangan sampai itu terjadi,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Sri Juniarsih mengungkapkan, aspirasi warga terkait ketersediaan air bersih di Pulau Derawan selalu menjadi catatan rutin yang disampaikan pemerintah kampung dan kecamatan dalam setiap pertemuan.

Ia menegaskan, pada tahun ini, persoalan tersebut harus segera mendapatkan solusi nyata.

“Ini selalu disampaikan setiap kita pertemuan musrenbang, tahun ini harus sudah diberikan jawaban. Jangan sampai ini dibiarkan, kita ingin sektor wisata kita matang,” tegas Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih juga menyarankan agar tim teknis melakukan studi banding ke daerah yang telah sukses menerapkan metode ini, salah satunya di Kampung Melahing, Bontang. 

Pemukiman di atas laut tersebut terbukti mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga melalui teknologi mesin reverse osmosis (RO) yang mengolah air laut menjadi layak konsumsi.

“Tidak usah jauh-jauh studi banding, cukup ke Bontang. Kita efisiensi anggaran ini,” tambahnya.

Menanggapi instruksi tersebut, Sekretaris DPUPR Berau, Bambang Sugianto, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah kampung dan kecamatan dalam membantu pencarian sumber air.

Untuk wilayah daratan seperti Tanjung Batu, pencarian titik sumber air tawar masih menjadi kendala utama.

“Kami sudah lama juga mengkaji ini, tapi tidak pernah dapat titik air bersihnya,” aku Bambang.

Mengenai pembangunan fisik fasilitas desalinasi di Pulau Derawan, Bambang menyatakan realisasinya sangat bergantung pada kekuatan fiskal daerah.

Jika dukungan anggaran memadai, pihaknya siap mengeksekusi mulai dari tahapan kajian hingga pembangunan fisik.

“Kita melihat juga kondisi anggaran saat ini,” pungkasnya. (*/Adv)