BERAU TERKINI Sebanyak 20 lebih SPPG bakal dibangun Pemkab Berau untuk mendukung program MBG.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan pembangunan lebih dari 20 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Berau.

Hal ini sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dirancang oleh Presiden Prabowo.

Sekda Berau, Muhammad Said menyampaikan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan bentuk konkret komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk menjamin ketersediaan dan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.

“Memang di Berau saat ini targetkan ada 20 lebih SPPG yang harus dibuat. Dan pembangunan ini bukan hanya bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujar Said saat dihubungi Selasa (9/9/2025).

Untuk wilayah perkotaan, khususnya di Tanjung Redeb, ia bilang, Pemkab Berau telah memproyeksikan pembangunan SPPG di tiga titik, yakni di Kecamatan Tanjung Redeb, Kecamatan Sambaliung, dan Kecamatan Teluk Bayur.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said.
Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said.

“Jadi memang di proyeksikan ada tiga SPPG yang harus kita bangun di wilayah kota. Sementara ini, kita sudah lakukan survei lahan di tiga wilayah kota. Tetapi ini masih tahap bertahap, karena memang belum semua teman-teman memahami konteks program ini secara utuh,” jelasnya. 

Muhammad Said mengakui bahwa proses koordinasi lintas sektor masih menjadi tantangan yang cukup signifikan. “Koordinasi antar perangkat daerah dan instansi terkait masih terus kita perkuat. Ini penting agar program dapat berjalan terarah dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Berau telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menangani pelaksanaan program MBG di daerah. Sekretariat Satgas tersebut saat ini ditempatkan di Dinas Pangan Berau, yang juga menjadi leading sector dalam pelaksanaan program SPPG.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada satgasnya, sekretariatnya itu di Dinas Pangan. Untuk teknis pelaksanaan bisa dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pangan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, realisasi penuh pembangunan seluruh unit SPPG tersebut diproyeksikan akan terealisasi pada tahun 2026. Namun, beberapa pembangunan tahap awal direncanakan mulai dikerjakan pada akhir tahun 2025, setelah seluruh perencanaan teknis dan koordinasi tuntas dilakukan.

“Jadi proyeksi kita di tahun depan sudah bisa terealisasi penuh. Kami optimistis ini bisa berjalan sesuai target jika seluruh pihak mendukung dan bersinergi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhammad Said juga menyampaikan harapan besar terhadap dampak positif program ini. Menurutnya, keberadaan SPPG nantinya tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka gizi buruk, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memberdayakan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.

“Kami berharap, dengan hadirnya SPPG ini, masyarakat Berau bisa mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi secara merata. Ini juga sekaligus menjadi wujud tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional yang sangat pro rakyat,” pungkasnya.