BERAU TERKINI – Pembangunan SPPG di 13 kecamatan di Berau dikebut, ditargetkan bisa selesai pada tahun ini.
Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG terus dikebut.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan menyebutkan bahwa SPPG ditargetkan bisa terbentuk di seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Berau hingga akhir tahun 2025.
Rakhmadi mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada tiga SPPG yang aktif dan berjalan, masing-masing berada di Kelurahan Karang Ambun, Kelurahan Gunung Panjang, dan Kelurahan Gunung Tabur.
“Untuk estimasi pembentukan di 13 kecamatan, menurut koordinatornya, Insya Allah tahun ini bisa selesai ya,” ujar Rakhmadi saat dihubungi Berauterkini.co.id, pada Kamis (18/9/2025).
Selain membentuk SPPG di tingkat kecamatan, Rahmadi bilang program ini juga menargetkan pembentukan sebanyak 30 unit SPPG di tingkat kabupaten. Namun hingga saat ini, baru dua unit yang terealisasi dan keduanya berada di wilayah Tanjung Redeb. “Kalau seluruh kabupaten insya Allah 30. Saat ini masih bertahap dan sudah berjalan,” tambah Rakhmadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembentukan SPPG merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah. Program ini mengandalkan sinergi lintas sektor untuk menjamin keberlangsungan dan efektivitas pelaksanaannya di lapangan.
Menurutnya, peran pemerintah daerah dalam program ini lebih menekankan pada aspek koordinasi, komunikasi, serta monitoring pelaksanaan di wilayah masing-masing. Sedangkan pelaksana utama tetap berada di bawah kendali Badan Gizi Nasional.
“Satgas yang ada di daerah ini sifatnya membantu mengkomunikasikan apabila ada hambatan, sekaligus mengoordinasikan dengan dinas terkait. Misalnya, Dinas Pangan bertugas mengawasi bahan pangan segar, sedangkan Dinas Kesehatan berfokus pada pengawasan makanan yang sudah diolah,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, distribusi pangan, terutama ke lingkungan sekolah, juga turut melibatkan Dinas Pendidikan. Rakhmadi menilai sinergi antara dinas terkait menjadi kunci keberhasilan program ini. “Untuk distribusi, terutama ke sekolah-sekolah, tentu melibatkan Dinas Pendidikan,” jelasnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, ia optimistis pembentukan SPPG di seluruh kecamatan di Berau dapat terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Insya Allah dengan kerja sama yang baik, 30 SPPG yang ditargetkan oleh pemerintah pusat bisa kita bentuk hingga akhir tahun ini,” pungkas Rakhmadi.
Ia juga berharap, melalui program ini, pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, dapat semakin terjamin dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau.
