BERAU TERKINI – SPBU Apung menjadi salah satu usaha yang tengah dikembangkan oleh Kopdes Merah Putih di Kampung Pulau Derawan, Berau.
Kampung Pulau Derawan menyiapkan program strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui Kopdes Merah Putih.
Salah satu rencana usaha yang digagas adalah pendirian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Apung, guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pariwisata di pulau tersebut.
Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, mengatakan bahwa mekanisme dan penyusunan rencana kerja koperasi sudah dibahas bersama.
“Salah satu usaha yang sedang kami rencanakan adalah pengolahan BBM, khususnya bensin dan solar. Rencananya akan dibuat SPBU Apung di Derawan, bekerja sama dengan beberapa portamina di Berau,” jelasnya, Kamis (4/9/2025).
Menurut Indra, keberadaan Kopdes Merah Putih menjadi syarat penting agar kampung memiliki wadah ekonomi bersama yang bisa dikelola secara profesional. Namun, ada aturan yang harus dipatuhi dalam implementasinya, terutama terkait pemanfaatan dana desa.
“Dalam mekanisme Koperasi Merah Putih, 30 persen dana desa digunakan sebagai jaminan untuk akses pembiayaan ke lembaga perbankan, sementara 3 persen lainnya wajib disertakan sebagai modal koperasi. Ini yang menjadi tantangan bagi kami,” ungkapnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa dana desa harus tetap digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

“Kami hanya bisa mengikuti regulasi yang ada, tetapi pengelolaannya harus fokus, cerdas, dan diawasi ketat. Pada akhirnya, tanggung jawabnya tetap ada di pemerintah kampung,” tegasnya.
Selain SPBU Apung, Kopdes Merah Putih Pulau Derawan juga menyiapkan unit usaha di sektor perikanan, kelautan, hingga pariwisata. Semua diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Indra menambahkan, meski program ini merupakan arahan pusat, pelaksanaan dan pengawasan di lapangan tetap menjadi tanggung jawab kepala kampung.
“Keberhasilan koperasi ini pada akhirnya akan kembali ke masyarakat, karena itu kami harus benar-benar hati-hati,” katanya.
Dikatakan Indra kampung di Berau diwajibkan membentuk Koperasi Merah Putih dan akan mendapatkan pelatihan menyeluruh dari pemerintah untuk memperkuat kapasitas pengelolaan.
“ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa secara berkelanjutan,”tutupnya.(*)
