BERAU TERKINI – Sebuah rambu lalu lintas terlihat jatuh dan terbengkalai di Jalan Al-Bina, Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau.

Rambu lalu lintas yang terletak di Jalan Al-Bina, Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau, terlihat jatuh di samping rumah warga.

Rambu lalu lintas dengan keterangan kecepatan maksimal 30 km itu terlihat sudah beberapa hari tergeletak tanpa ada yang memperbaiki.

Salah satu warga, Aji Nirwati mengatakan, rambu tersebut sengaja dicabut untuk keperluan perbaikan drainase.

Namun setelah pekerjaan perbaikan drainase usai rambu lalu lintas itu dibiarkan begitu saja.

“Lama sudah, mulai dikerjakan ini dikasih begitu, mulai dikerjakan ini parit,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Selasa (16/12/2025).

“Bukan dia jatuh, dikasih baring memang pas bikin parit, orang pekerja,” tambahnya.

Rambu lalu lintas yang tergeletak di Jalan Al-Bina, Tanjung Redeb, Berau (Adrikni/BT)
Rambu lalu lintas yang tergeletak di Jalan Al-Bina, Tanjung Redeb, Berau (Adrikni/BT)

Warga lain, Nur Afifah mengatakan, rambu tersebut dilepas oleh orang yang akan melakukan pengecoran jalan.

Ia sempat menyuruh untuk memasang kembali rambu itu tetapi tidak juga dipasang dan malah tergeletak hingga sekarang.

“Itu dilepas sama yang cor jalan dulu, saya suruh pasang lagi tapi akhirnya tegeletak engga dipasang sedangkan kami juga enggak bisa masang,” jelasnya.

Ia mengatakan yang melepas rambu lalu lintas itu merupakan orang yang mengerjakan pengecoran tersebut.

“Yang ngecor jalan dulu, pekerja harian bukan orang dinas,” ujarnya.

Ia sudah sempat mengingatkan untuk segera dipasang kembali, tetapi hasilnya nihil hingga sekarang ini.

“Sudah saya ingatkan bilang iya tapi enggak dipasang juga,” ucapnya.

Ia mengharapkan pemasangan kembali rambu tersebut demi keselamatan lalu lintas.

“Kalau bisa dipasang lagi pasang aja kan itu tanda rambu-rambu yang penting,” tutupnya.