BERAU TERKINI – Dua orang pria menjadi korban pembacokan dalam keributan yang terjadi di Indomaret yang berada tak jauh dari Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda.

Peristiwa berdarah itu bermula dari dua orang pelaku berteriak kencang memanggil korban keluar dari dalam gudang Indomaret.

Setelah itu, pertengkaran pun terjadi dan berujung pada pembacokan.

Dalam laporan Sapos, aksi brutal mencuri perhatian pengunjung yang berkunjung ke Indomaret dan langsung merekam korban yang meringis kesakitan.

Selain kamera ponsel, terdapat pula rekaman CCTv yang menjadi bukti dalam proses penyelidikan oleh polisi.

Salah seorang saksi mata, Zidan (24) yang merupakan tukang parkir di Indomaret, memebeberkan bila pelaku sempat terlibat adu mulut.

Tak lama berselang, kedua pelaku kembali ke parkiran toko tersebut dan mengajak kedua korban untuk berkelahi.

Masing-masing pelaku dibekali sebilah parang yang digunakan untuk membacok korban.

“Dua-duanya kena. Ada yang di kepala, ada juga luka di tangan sama kaki,” terang Zidan.

Zidan mengaku tidak mengetahui pasti identitas korban, namun sempat mendengar nama salah satu korban adalah Wawan dan satu lainnya Iman.

Dalam keterangan polisi, Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, menerangkan bila polisi baru tiba di lokasi setelah keributan terjadi.

“Saat tiba di TKP, ditemukan dua orang korban dalam kondisi terluka,” jelas anggota Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi.

Kedua korban kemudian dilarikan ke IGD Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban ada dua orang. Salah satunya mengalami luka robek di tangan dan kaki akibat senjata tajam,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini kedua pelaku masih dalam pengejaran. Polisi juga tengah mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

“Pelaku dua orang, masih dalam pengejaran. Termasuk kami dalami dari rekaman CCTV yang ada di lokasi,” pungkasnya.