BERAU TERKINI – Hasil monitoring dari DTPHP Berau terhadap bantuan unggas kepada Kelompok Wani Tani menunjukkan perkembangan ternak yang cukup baik.
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau melakukan monitoring bantuan unggas lokal yang bersumber dari APBD I Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Alfian Mandiri, Jalan Poros Birang RT 009, Kelurahan Gunung Tabur, Kecamatan Gunung Tabur.
Kabid Peternakan DTPHP Berau, Eko Wahyu Harianto, mengatakan bahwa bantuan unggas lokal ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya melalui pemenuhan protein hewani dari telur ayam dan daging ayam.
“Bantuan yang diberikan ada ayam buras varietas KUB, pakan ayam, serta maggot sebagai pakan tambahan berprotein tinggi,” katanya kepada Berauterkini.co.id
“Hasil monitoring menunjukkan perkembangan ternak cukup baik, bahkan sebagian ayam sudah mulai bertelur setelah satu bulan pemeliharaan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, bantuan disalurkan pada 4 Oktober 2025 dengan total 260 ekor ayam, terdiri dari 240 betina dan 20 jantan.
Meski pada awal penyebaran sempat terjadi kematian sekitar 10 ekor ayam akibat adaptasi lingkungan dan dampak perjalanan, kondisi ternak saat ini dinilai stabil.
Menurut Eko, maggot yang diberikan juga sudah mulai diproduksi dan dimanfaatkan sebagai suplemen pakan, sehingga dapat menekan biaya pakan ke depan.
Ia juga menekankan perlunya pengembangan kandang menuju sistem semi umbaran agar ternak lebih sehat dan produktif.
“Harapannya, dalam beberapa bulan ke depan, kelompok sudah bisa mandiri dari hasil penjualan telur untuk memenuhi kebutuhan pakan sekaligus meningkatkan pendapatan anggota,” pungkasnya.(*)
