BERAU TERKINI – Dua proyek prioritas DPUPR Berau yakni peningkatan jalan Poros Batu Rajang–Long Lamcin dan pembangunan jalan di Kampung Mapulu, ditargetkan rampung dan ditarget tuntas pada akhir tahun ini.

Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengatakan progres pembangunan jalan Poros Batu Rajang–Long Lamcin saat ini telah mencapai 95 persen.

Adapun pembangunan jalan di Kampung Mapulu sudah berada di angka 80 persen.

“Insyaallah paket-paket ini di akhir tahun pekerjaannya tuntas,” ujarnya pada Berauterkini.co.id

Junaidi menjelaskan, sisa progres 5 persen di Batu Rajang–Long Lamcin masih berfokus pada pekerjaan teknis berupa pembuatan dinding penahan tanah pasangan batu untuk timbunan oprit.

Pembangunan jembatan bailey di Kampung Mapulu (Ist)
Pembangunan jembatan bailey di Kampung Mapulu (Ist)

Sedangkan sisa 20 persen pekerjaan di Kampung Mapulu sedang diselesaikan berupa penarikan dan setting rangkaian Jembatan Bailey sepanjang 45 meter, pembuatan oprit, serta pembenahan badan jalan kampung.

DPUPR Berau juga telah merencanakan lanjutan pembangunan pada tahun 2026 untuk memperluas konektivitas ke wilayah pedalaman lainnya.

“Pekerjaan tahun ini sudah sampai Kampung Long Keluh. Ke depan ditargetkan penanganan jalan dan jembatan berlanjut hingga Kampung Long Pelay dan Long Lamcin,” ujar Junaidi.

Pembukaan akses ini, lanjutnya, menjadi prioritas mengingat peran vital infrastruktur jalan dalam mobilitas masyarakat pedalaman dan peningkatan ekonomi lokal.

Dalam pelaksanaan pembangunan, DPUPR Berau menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Lokasi kerja yang jauh dari pusat pemukiman membuat mobilisasi material dan peralatan membutuhkan waktu dan biaya besar.

“Cuaca juga menjadi kendala. Saat banjir, pekerjaan beberapa kali sampai terhenti,”terangnya.(*)