BERAU TERKINI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah merencanakan perluasan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Raja Alam Samburakat–Sambakungan di Kecamatan Gunung Tabur.
Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, mengatakan, proyek ini menjadi salah satu langkah strategis mendukung program Bupati Berau yang menargetkan 25 ribu sambungan rumah (SR) pada 2026.
“Perluasan jaringan perpipaan ini akan meningkatkan cakupan layanan air bersih, khususnya bagi warga di wilayah Samburakat dan Sambakungan yang selama ini belum terjangkau secara optimal,” ungkap Fendra, Kamis (10/7/2025).
Menurutnya, penyediaan akses air bersih menjadi prioritas daerah karena berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Dengan adanya penambahan jaringan, kapasitas distribusi air diharapkan semakin merata dan mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga secara berkelanjutan.
Fendra menambahkan, DPUPR Berau akan memulai proses perencanaan teknis terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap fisik.
“Kami ingin memastikan semua jalur pipa terhubung secara efektif dengan sumber air dan instalasi pengolahan yang ada, sehingga tidak hanya memperluas, tapi juga memastikan kualitas air tetap terjaga,” ujarnya.
Dia optimistis target 25 ribu SR pada 2026 dapat tercapai jika seluruh rencana perluasan jaringan perpipaan di berbagai titik, termasuk Raja Alam Samburakat–Sambakungan, berjalan sesuai jadwal. (*/Adv)
