BERAU TERKINI – Komisi IV DPRD Kaltim menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim pada Jumat (15/8/2025). Pertemuan ini membahas pembangunan desa di Kaltim, terutama di wilayah yang masih tertinggal.

Rapat dipimpin Sekretaris Komisi IV Muhammad Darlis Pattalongi dan dihadiri Anggota Komisi IV lainnya serta Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto. Turut hadir pula Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

Darlis Pattalongi menekankan, DPRD Kaltim melalui Komisi IV mendorong Pemprov memprioritaskan bantuan infrastruktur jalan di tiga desa tertinggal di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, yaitu Kampung Deraya, Tanjung Soke, dan Gerungung.

“Anggaran kedepan akan semakin turun, sementara kita tahu bahwa keberhasilan pembangunan desa menjadi kunci utama untuk kemajuan di Kalimantan Timur,” ujar Darlis.

Selain itu, pihaknya meminta DPMPD meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan dunia usaha dalam rangka meningkatkan anggaran pembangunan desa. Ia menyebut, intervensi perbaikan jalan sepanjang 31,67 km diperlukan di wilayah tersebut.

Puguh Harjanto menerangkan, masih ada sekitar 45 desa dan kelurahan yang memiliki permasalahan batas wilayah. Selain itu, ada 109 desa yang belum dialiri jaringan listrik, dan 17 di antaranya sama sekali belum terjangkau.

“Rancangan tindak lanjut strategi yang akan dilakukan oleh DPMPD Provinsi Kaltim yakni berupa kolaborasi dengan seluruh OPD, serta dukungan dari DPRD Provinsi Kaltim dalam terbitnya regulasi dan penganggaran,” jelasnya. (Ftr/Adv/DPRD Kaltim)