BERAU TERKINI – DPPKBP3A Berau menggelar pelatihan pengasuhan berbasis hak anak, upaya meningkatkan kesadaran pasangan soal hak anak dan meningkatkan status kabupaten layak anak.

Program penguatan keluarga kembali digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau.

Pelatihan kali ini mencatatkan capaian menarik, di mana dari total 25 peserta, sebanyak 7 pasangan suami istri atau pasutri mengikuti kegiatan.

Jumlah pasutri tersebut merupakan yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan program Keluarga 2P di Berau.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Mulyati Syafariyah, mengatakan tingginya keterlibatan pasangan menjadi sinyal positif bagi penguatan pengasuhan di tingkat keluarga.

DPPKBP3A Berau Gelar Pelatihan Pengasuhan Berbasis Hak Anak (Ist)
DPPKBP3A Berau Gelar Pelatihan Pengasuhan Berbasis Hak Anak (Ist)

“Ketika ayah dan ibu hadir bersama, pemahaman mereka tentang pengasuhan akan lebih mudah selaras. Ini tentu sangat penting bagi tumbuh kembang dan perlindungan anak,” ujarnya.

Pelatihan diisi oleh Tim PUSPAGA Sanggam, yaitu Muhammad Ali Husni, Nur Hidayah, dan Dwi Wana Syafyra.

Para fasilitator membawakan materi seputar hak dasar anak, disiplin positif, komunikasi efektif, enam pilar kehangatan keluarga, hingga praktik meeting couple.

Sesi meeting couple menjadi momen yang paling menarik perhatian peserta. Pasangan suami istri diajak menyusun Piramida Pengasuhan, sebuah proses kolaboratif untuk menyatukan persepsi, membangun kedekatan emosional, serta memperkuat kerja sama dalam pengasuhan.

Kegiatan berjalan interaktif dengan diskusi, praktik, dan refleksi pengalaman pengasuhan sehari-hari. Mulyati berharap pelatihan ini tidak berhenti pada pengetahuan saja, tetapi benar-benar diterapkan dalam keluarga.

“Kami berharap peserta menjadi contoh dalam menerapkan pengasuhan berbasis hak anak, sekaligus menjadi pelopor dan pelapor dalam lingkungan masing-masing. Ini bagian dari upaya besar kita menuju Kabupaten Layak Anak,” tegasnya.

Dengan keterlibatan tinggi dari pasangan suami istri, pelatihan Angkatan ke-9 ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran keluarga di Berau untuk menciptakan lingkungan yang aman, hangat, dan responsif bagi anak-anak.(*)