BERAU TERKINI – Penyerang Benfica Gianluca Prestianni menyangkal telah berbuat rasis kepada pemain sayap Real Madrid Vinicius Junior.

Tuduhan itu dilayangkan skuad Real Madrid dalam pertandingan kontra Benfica di laga play off leg 1 Champions League, dini hari tadi.

Gianluca Prestianni mengaku tak melontarkan hinaan rasis kepada Vinicius Junior.

Kata-kata yang dianggap hinaan itu hanya sebagai kesalahan mendengar dari winger Real Madrid tersebut.

“Ia salah mendengar dari apa yang saya ucapkan,” kata Gianluca Prestiani, dikutip dari laporan jurnalis Fabrizio Romano lewat akun X @FabrizioRomano.

Gianluca Prestiani juga tak terima dengan ancaman yang ditebar para skuad Real Madrid.

Sebab ia meyakini tak pernah bersikap rasis kepada para pemain selama pertandingan berlangsung.

Sebaliknya Gianluca Prestianni menyebut dirinya mendapat ancaman dari skuad Real Madrid.

“Saya tidak bersikap rasis kepada siapapun,” ujarnya.

“Saya menyesali ancaman yang saya terima dari para pemain Real Madrid,” imbuhnya.

Pernyataan striker Benfica itu dimentahkan Vinicius Junior.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menenangkan Vinicius Junior yang marah akibat perilaku rasis Gianluca Prestianni. (X/@FabrizioRomano)
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menenangkan Vinicius Junior yang marah akibat perilaku rasis Gianluca Prestianni. (X/@FabrizioRomano)

Ia berang dengan sikap rasis yang dia anggap sebagai perilaku pengecut.

Sebab saat kejadian, Prestiani sengaja menutup mulutnya menggunakan kerah bajunya agar tak tertangkap kamera di stadion.

“Itu menunjukkan betapa lemahnya Prestiani,” kata Vinicius Junior, mengutip laporan jurnalis Fabrizio Romano lewat akun X @FabrizioRomano.

Vinicius Junior juga menyesalkan sikap wasit yang tak memberikan sanksi atas sikap rasis itu.

Dalam laga itu, justru dirinya yang diganjar kartu kuning pada menit ke 50 usai selebrasinya dianggap vulgar oleh wasit Francois Letexier.

“Saya masih tidak mengerti mengapa,” tanya Vinicius Junior.

Dirinya mengaku terpaksa harus melayangkan protes itu di tengah kemenangan Real Madrid.

Vinicius Junior menyayangkan, insiden itu justru lebih banyak dibahas oleh para penikmat sepakbola dibandingkan kabar kemenangan Real Madrid.

“Saya tidak suka berada dalam situasi seperti ini, terutama setelah kemenangan besar dan ketika seharusnya berita utama membahas Real Madrid, tetapi ini perlu dilakukan,” tegasnya.