BERAU TERKINI – Serapan anggaran di Disnakertrans Berau dipengaruhi oleh pembahasan UMK Berau yang tertunda.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau belum dapat memperbarui informasi terkait serapan anggaran karena pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Berau masih tertunda.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menjelaskan proses pembahasan UMK menjadi faktor utama yang membuat pihaknya belum bisa menyampaikan perkembangan serapan anggaran secara pasti.
“Sekarang nggak mungkin kita update serapannya, karena UMK itu belum terbahas. Kalau kita bahas. Jadi sementara ini memang belum bisa apa-apa,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa keterlambatan tersebut bukan karena kelalaian di tingkat kabupaten, melainkan akibat kendala teknis yang tidak bisa dihindari.
“Seperti narasumber yang tidak bisa hadir kan itu ada hotelnya jelas nggak terbayar karena mereka nggak bisa hadir. Kami sebenarnya sudah merencanakan supaya mereka siap, tapi kendalanya ada di mereka, bukan di kami,” tegasnya pada Berauterkini.co.id
Selain itu, perubahan mekanisme dari pertemuan langsung menjadi zoom meeting oleh pihak provinsi juga berdampak pada pelaksanaan kegiatan, termasuk serapan kelas pelatihan.
“Provinsi yang melakukan zoom meeting. Jadi otomatis mengurangi kelas serapan. Tapi nggak masalah sih, kami tetap menyesuaikan,” katanya.
Meski menghadapi beberapa hambatan, Disnakertrans Berau memastikan bahwa seluruh proses tetap berjalan sesuai prosedur.
Zulkifli Azhari menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan atau penghambatan dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap pembahasan UMK segera rampung agar laporan serapan anggaran dapat diperbarui dan kegiatan-kegiatan lanjutan bisa dilaksanakan tanpa hambatan.
“Bukan sengaja dijadikan begitu. Perencanaan sudah dilakukan secara matang, hanya saja kendala-kendala itu berada di luar kontrol kami,” ucapnya. (*)
