TANJUNG REDEB – Sebanyak 48.497 tenaga kerja berhasil terserap dari berbagai sektor di Berau, Disnakertrans Berau menyebut sektor pertambangan masih menjadi tujuan utama pencari kerja.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau mencatat jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 48.497 orang hingga triwulan II 2025.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, melalui Kepala Bidang Perluasan dan Penempatan Kerja Disnakertrans Berau, Dewi Rakhmasari mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak 28.058 orang merupakan tenaga kerja lokal yang ber-KTP Kabupaten Berau.
“Sedangkan untuk tenaga kerja non lokal yang terserap hingga triwulan II-2025 mencapai 20.439 orang. Tentu jumlah tenaga kerja yang terserap di tahun ini baik lokal maupun non lokal mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Dewi saat ditemui Berauterkini.co.id, Selasa (26/8/2025).
Dewi Rakhmasari menyebut total pencari kerja hingga triwulan II-2025 mencapai 2.669 orang. Angka ini menurun dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang sebanyak 3.208 orang.
Dia mengatakan, sektor pertambangan batu bara masih menjadi tujuan utama para pencari kerja. Namun, ketersediaan penempatan lowongan di perusahaan tersebut masih terbatas, karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.
“Memang sampai saat ini, untuk sektor tambang masih sangat banyak peminatnya. Tapi, penempatannya yang terbatas. Entah karena banyak perusahaan yang tutup proyek, atau memang jumlah produksi menurun dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Selain itu, Dewi juga menuturkan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit juga masih sangat menjanjikan. Untuk itu, ia meminta masyarakat Berau tidak hanya terpaku pada satu sektor saja yakni tambang atau batu bara.

“Perkebunan ini yang sedang kami gaungkan kepada masyarakat agar mereka tertarik juga masuk ke sektor ini, karena prospeknya cukup menjanjikan, hanya saja minat tren dari pencari kerja kita masih mengarah ke pertambangan,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk meningkatkan skill atau keterampilan bagi calon tenaga kerja, dengan rutin mengadakan pelatihan-pelatihan yang diinginkan oleh pemberi kerja.
“Tentu kami sebagai Disnakertrans juga berupaya untuk bagaimana caranya meningkatkan kapasitas dari calon pencari kerja, agar dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan, salah satunya yaitu dengan memberikan pelatihan-pelatihan,” ungkapnya.
Dia bilang, pihaknya juga melakukan pelatihan kepada seluruh SMK di Berau. Harapannya, skill dan kemampuan mereka bisa lebih meningkat sehingga mudah mencari pekerjaan setelah lulus nanti.
“Pada tahu ini, kami sudah melakukan pelatihan ke 7 SMK yang ada di Berau dengan target 14 SMK di tahun ini,” kata dia.
Dewi Rakhmasari menyampaikan, seiring dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang ada di Kabupaten Berau, ia berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada dengan sebaik-baiknya.
“Jadi kami berharap bahwa masyarakat ini bisa memanfaatkan peluang-peluang kerja dengan sebaik-baiknya, dan jangan hanya terpaku di sektor pertambangan atau baru bara saja. Karena kami perlu juga melihat peluang-peluang lain yang masih cukup menjanjikan,” tandasnya.
