BERAU TERKINI – Sedikitnya lima perbankan akan memberikan sosialisasi kepada UMKM di Berau terkait produk KUR.
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau berencana menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Februari 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Diskoperindag Berau melalui Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Hidayat Sorang menyampaikan, sosialisasi KUR akan melibatkan sedikitnya lima bank yang selama ini menjadi penyalur KUR.
“Kami akan menghadirkan sekitar lima perbankan untuk sosialisasi skema KUR masing-masing. Tujuannya agar pelaku UMKM memiliki pilihan dan memahami perbedaan kebijakan antarbank,” ujarnya pada Berauterkini.co.id

Ia menjelaskan, dalam sosialisasi tersebut akan dibahas secara rinci terkait persyaratan KUR, termasuk soal jaminan atau agunan.
Pasalnya, saat ini terdapat beberapa skema KUR yang tidak lagi mensyaratkan agunan, khususnya untuk pelaku usaha mikro dan kecil.
“Nanti akan dijelaskan langsung oleh pihak bank. Ada beberapa KUR yang tidak menggunakan agunan, terutama untuk usaha mikro dan kecil. Regulasi detailnya akan disampaikan langsung oleh perbankan saat sosialisasi,” jelasnya.
Menurutnya, KUR sendiri merupakan kredit usaha rakyat yang menyasar pelaku UMKM, termasuk usaha mikro, kecil, hingga menengah yang masih masuk dalam kategori UMKM sesuai klasifikasi nasional.
Untuk pelaksanaan sosialisasi KUR, Diskoperindag Berau membatasi peserta sebanyak 40 orang, yang difokuskan bagi pelaku UMKM di wilayah perkotaan Tanjung Redeb. Keterbatasan ini disebabkan oleh efisiensi anggaran.
“Sementara ini KUR hanya untuk wilayah perkotaan Tanjung Redeb, mencakup Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur,” tutupnya.(*)
