TANJUNG REDEB – Rencana pembentukan UMKM Center di setiap kecamatan di Kabupaten Berau belum bisa berjalan. 

Pasalnya, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau masih fokus dalam pembangunan UMKM Center Kabupaten yang diupayakan bisa dibangun mulai tahun ini.

“Kami saat ini masih fokus UMKM Center Kabupaten yang lahannya sudah ada. Tapi, bukan berarti UMKM Center di kecamatan tidak ada. Itu nanti akan tetap berjalan secara bertahap,” kata Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, beberapa waktu lalu.

Eva mengatakan, pembangunan gedung UMKM Center akan menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif dan mempermudah pemasaran produk lokal Berau.

Bahkan, ini jadi langkah strategis memperkuat daya saing pelaku usaha kecil dan menengah.

“Rencana pembangunan UMKM Center di Kelurahan Sei Bedungun seluas 4 hektare. Itu yang akan memajang atau memasarkan semua produk lokal kita, baik makanan maupun kerajinan. Apalagi batik kita sudah semakin banyak. Itu akan menumbuhkan ekonomi masyarakat Berau,” tambahnya.

Dengan adanya tempat khusus untuk memasarkan produk, diharapkan masyarakat semakin mudah mengakses pasar, baik lokal maupun luar daerah.

UMKM Center juga diharapkan bisa memberi pelaku usaha tempat yang layak untuk mempromosikan hasil karyanya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau sebagai pelaksana pembangunan ini memastikan jika gedung UMKM Center tak terganggu efisiensi anggaran.

Sebab, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 lebih banyak diterapkan pada pembangunan jalan dibandingkan dengan pembangunan gedung.

Bahkan, jika anggarannya ada tahun ini, pembangunan gedung UMKM Center akan segera dilaksanakan. 

Infrastruktur yang bersifat permanen ini dinilai lebih sulit untuk mengalami pemangkasan anggaran dibandingkan proyek jalan yang masih dapat ditunda atau dikurangi volumenya. (Adv/Aya)