BERAU TERKINI – Pelaku UMKM di Kecamatan Batu Putih mendapatkan bantuan gerobak usaha dari Pemkab Berau.
Pemerintah Kabupaten Berau memastikan program bantuan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) tidak hanya menyasar wilayah perkotaan.
Tahun ini, giliran Kecamatan Batu Putih yang mendapat perhatian dengan adanya penyaluran bantuan gerobak usaha. Sebanyak tujuh pelaku UMKM di Batu Putih akan menerima gerobak yang bersumber dari APBD 2025. Bantuan ini disalurkan melalui Diskoperindag Berau.
Kepala Diskoperindag Berau melalui Kabid Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menyebut realisasi bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal kelompok UMKM di Batu Putih yang diajukan sejak tahun lalu.

“Proposalnya sudah masuk tahun lalu. Tahun ini akan direalisasikan tujuh unit gerobak bagi tujuh pelaku usaha dalam kelompok tersebut,” jelasnya.
Ia menegaskan, setiap proposal yang masuk diperlakukan sama, tanpa membedakan lokasi usaha, baik di perkotaan maupun di kampung. Yang terpenting, kelompok UMKM sudah berbadan hukum, memiliki lokasi usaha yang jelas, serta proposal mendapat persetujuan pemerintah kampung setempat.
“Prinsipnya pemerataan. Bantuan tidak hanya untuk UMKM di kota, tetapi juga menjangkau kampung. Karena banyak UMKM di kampung yang butuh fasilitas untuk bisa berkembang,” terangnya.
Gerobak yang diajukan pelaku UMKM Batu Putih pun dibuat sesuai spesifikasi kebutuhan masing-masing, sebagian besar untuk usaha berjualan keliling di lapangan, ruang publik, atau saat ada event.
Selain itu, pemerintah kampung juga didorong ikut berperan melalui dana kampung untuk melengkapi kebutuhan pelaku usaha.
“Bantuan dari kabupaten sifatnya stimulus. Kalau ada tambahan kebutuhan, bisa memanfaatkan dana kampung,” imbuhnya.
Hidayat berharap penyaluran bantuan ini menjadi langkah awal penguatan UMKM di Batu Putih, sehingga keberadaan mereka tidak hanya menopang perekonomian keluarga, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“UMKM di kampung harus tetap diberi kesempatan yang sama. Harapannya, mereka bisa tumbuh bersama-sama dengan UMKM di kota,” pungkasnya. (*)
