BERAU TERKINI – Pasar Sanggam Adji Dilayas kini menerapkan parkir elektronik, untuk itu Diskoperindag Berau berikan kartu uang elektronik kepada para pedagang.
Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau berkolaborasi dengan pihak perbankan, menyerahkan 1.000 kartu uang elektronik kepada para pedagang Pasar Sanggam Adji Dilayas.
Selain membantu pedagang pasar, pemberian kartu uang elektronik adalah bagian dari transformasi sistem pembayaran menuju digital.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil dukungan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Salah satu yang telah merespons adalah BNI yang membantu penyediaan kartu uang elektronik bagi para pedagang.

“Kami menggandeng pihak perbankan untuk membantu pedagang punya kartu member yang diberikan secara gratis. Pedagang hanya perlu mengisi saldo untuk biaya berlangganannya,” ujarnya pada Berauterkini.co.id
Menurut Eva Yunita, bantuan 1.000 kartu ini diharapkan dapat mencakup seluruh pedagang pasar sekaligus mengurangi beban pengadaan kartu.
Program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kemudahan layanan bagi pelaku usaha kecil.
“tujuan utama pemerintah adalah meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan pengelolaan retribusi parkir berjalan lebih transparan dan akuntabel,” tuturnya.
Untuk memperoleh kartu tersebut, para pedagang diminta segera mendaftarkan diri melalui UPT Pengelola Pasar Sanggam Adji Dilayas agar proses penerbitan kartu dapat disesuaikan dengan sistem yang berlaku.

Eva Yunita menambahkan, program ini merupakan bagian dari implementasi digitalisasi transaksi daerah sesuai program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2D).
Secara bertahap, pengelolaan pembayaran retribusi daerah diarahkan beralih dari sistem konvensional ke pembayaran digital guna meningkatkan transparansi penerimaan daerah.
Dia berharap dengan sistem digital, diharapkan aktivitas ekonomi di pasar dapat berlangsung lebih tertib, efisien, dan modern.
“Beberapa minggu terakhir, teman-teman UPT PSAD sudah melakukan uji coba penggunaan portal elektronik tersebut. Kami berharap dukungan seluruh masyarakat, terutama pedagang, terhadap operasional kartu elektronik ini,” katanya.(*)
