BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi KUR yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau di Ruang RPJMD Bapelitbang Berau.

Kegiatan ini diikuti 36 pelaku UMKM dan menghadirkan sejumlah perbankan penyalur KUR, yakni BPD Kaltimtara, BRI, BNI dan Bank Mandiri.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pelaku UMKM mengenai peluang pembiayaan usaha melalui program KUR.

Menurutnya, akses permodalan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.

“Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan informasi yang jelas dan terperinci kepada pelaku UMKM mengenai manfaat program KUR, sehingga mereka bisa memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut untuk mengembangkan usaha,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat permodalan usaha kecil, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, akses pembiayaan juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja.

Menurut Eva, keterlibatan sejumlah perbankan dalam kegiatan sosialisasi ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memahami secara langsung mekanisme pengajuan, persyaratan, hingga jenis pembiayaan yang tersedia.

“Dengan menghadirkan pihak bank secara langsung, pelaku UMKM dapat bertanya dan mendapatkan penjelasan secara rinci terkait prosedur maupun peluang yang bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, semakin banyak pelaku UMKM di Berau yang berani mengakses pembiayaan usaha secara formal.

Sehingga, usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih optimal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*/Adv)