BERAU TERKINI – Berkat program diskon pajak PBB-P2, Bapenda Berau ungkap realisasi penerimaan dari sektor ini tunjukkan tren positif.

Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Berau menunjukkan tren positif.

Hingga awal September 2025, pendapatan dari sektor pajak tersebut telah mencapai Rp 2,76 miliar, atau sekitar 50,2 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp 5,5 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, mengatakan bahwa capaian ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dan keberhasilan program diskon 10 persen untuk pajak PBB-P2 yang sedang berlangsung.

Menurutnya, animo masyarakat dalam membayar PBB-P2 tahun ini cukup tinggi, seiring dengan pemberian potongan atau diskon pajak.

“Alhamdulillah, hingga awal September kita sudah mencapai Rp 2,76 miliar, atau sekitar 50,2 persen dari target tahun 2025. Ini merupakan capaian yang cukup baik dan menggembirakan,” ujar Djupiansyah saat dihubugi Berauterkini.co.id, Kamis (11/9/2025).

Ia menjelaskan, keberhasilan capaian tersebut salah satunya dipicu oleh program diskon PBB-P2 yang diberikan oleh Bapenda sebagai insentif bagi wajib pajak yang taat. Namun, potongan ini berlaku hanya sampai tanggal 30 September 2025, dan masyarakat diminta untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Program diskon ini terbukti efektif. Banyak masyarakat yang tidak hanya membayar pajak tahun berjalan, tapi juga menuntaskan tunggakan dari tahun-tahun sebelumnya. Ini tentunya berdampak positif terhadap pendapatan daerah,” jelasnya.

Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah (Nadya Zahira/BT)
Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah (Nadya Zahira/BT)

Menurut Djupiansyah, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menunjukkan bahwa strategi pendekatan yang dilakukan Bapenda mulai membuahkan hasil. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyosialisasikan manfaat dari pembayaran pajak yang tepat waktu melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial, baliho, dan kegiatan turun langsung ke masyarakat.

Selain itu, ia bilang, Bapenda Berau juga melakukan sejumlah strategi untuk mendorong pembayaran pajak, antara lain yaitu, seperti program diskon PBB-P2 yang sedang berjalan hingga akhir September tahun ini. Kemudian, adanya sosialisasi dan edukasi pajak.

“Tak hanya itu, kami juga melakukan strategi lainnya yakni, petugas Bapenda turun langsung ke lapangan untuk melayani pembayaran pajak dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama di wilayah terpencil,” katanya.

Djupiansyah mengatakan strategi berikutnya adalah Bapenda juga memberikan pemahaman secara persuasif terkait pentingnya pajak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat. Prinsipnya, semakin mudah dan terjangkau proses pembayarannya, maka partisipasi masyarakat juga akan meningkat,” tambah Djupiansyah.

Lebih lanjut, dengan masih tersisa waktu kurang dari satu bulan sebelum berakhirnya program diskon, Bapenda Berau mengimbau seluruh warga yang belum melakukan pembayaran untuk segera memanfaatkan kesempatan ini.

“Ini saat yang tepat untuk melunasi PBB-P2, karena diskon hanya berlaku sampai 30 September. Kami harap masyarakat tidak menunda lagi,” pungkasnya.