BERAU TERKINI – Potensi budidaya laut di Berau mencapai luas hingga 20.000 hektare, tersebar di wilayah pesisir Berau.

Dinas Perikanan (Diskan) Berau menyatakan ada potensi pemanfaatan budidaya laut yang meliputi wilayah laut utara dan selatan Berau.

Menurut Kabid Budidaya Diskan Berau, Budiono, potensi budidaya laut di Berau mencapai 20.000 hektare.

Di mana 10.000 hektare berada di wilayah Utara meliputi Maratua, Derawan, dan Tanjung Batu, sedangkan 10.000 hektare lainnya berada di wilayah Selatan meliputi Batu Putih dan Biduk-Biduk.

“Budidaya itu kurang lebih 20.000, Nah, itu potensi ya, artinya kawasan yang bisa digunakan tapi belum dimanfaatkan,” kata Budiono kepada Berauterkini.co.id, Jumat (28/11/2025).

“Artinya 20.000 itu berdasarkan hasil survei dari teman-teman Balai Budidaya Air Laut. Bahwa kita punya potensi untuk itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, potensi budidaya itu mencakup budidaya kerapu, lobster, dan rumput laut.

“Seperti di Talisayan ada kerapu lumpur. Batu Putih ada kerapu cantang dan kerapu macan,” ujarnya.

“Jadi hasil-hasil budidaya yang kita usahakan selain hasil budidaya, selain dari kegiatan budidaya itu tidak kita rekomendasikan,” ucapnya.

Poses budidaya laut itu akan melibatkan banyak pihak, salah satunya masyarakat.

Untuk membina masyarakat, pihaknya mengadakan pelatihan dengan harapan meningkatkan keterampilan di bidang budidaya.

Kabid Budidaya, Diskan Berau, Budiono (ist)
Kabid Budidaya, Diskan Berau, Budiono (ist)

“Yang lebih penting adalah kita berkeinginan dengan adanya pelatihan itu pertama, menambahkan ekonomi mereka,” ucapnya.

“Contohnya kayak di Maratua itu kita dampingi terus. Ya, terkait dengan kegiatan monitoring evaluasi hama penyakit ikan,” jelasnya.

Tak hanya meningkatkan keterampilan, Budiono meyakini budidaya laut juga mampu mengalihkan praktek destructive fishing ke budidaya ramah lingkungan.

“Daerah-daerah mana saja yang punya potensi atau yang sudah melakukan kegiatan destructive fishing yang paling tinggi, tekanannya terhadap pemberdaya alam di situlah kita fokuskan,” jelasnya. (*/Adv)